Market Driven Strategy pada perusahaan Canon Corporation

  • Digg
  • Del.icio.us
  • Reddit
  • RSS

MARKET DRIVEN STRATEGY PADA PERUSAHAAN CANON CORPORATION


BAB 1

PROFIL PERUSAHAAN

1.1 VISI, MISI DAN TUJUAN PERUSAHAAN

Nama Perusahaan

Canon Inc.

Didirikan

10 Agustus 1937

Markas

30-2, Shimomaruko 3-chome, Ohta-ku, Tokyo 146-8501, Jepang

Visi

Hidup dan bekerja sama untuk umum

Misi

Mengejar filosofi kyosei dengan pengembangan masyarakat, di mana semua orang menikmati kebahagiaan dan pemenuhan, tanpa adanya perbedaan budaya, adat istiadat, bahasa dan ras

Tujuan

Memberikan kontribusi kepada kesejahteraan dunia dan kebahagiaan umat manusia, dan itu terus tumbuh sambil membantu dunia mencapai kyosei

Ketua & CEO

Fujio Mitarai

Presiden & Coo

Tsuneji Uchida

Common Stock

174.762 juta yen (Sampai dengan 31 Desember 2008)

Jumlah Karyawan

25,412 25.412

Penjualan Bersih

Non-Konsolidasian 2.721.094 juta yen (2008)

Konsolidasian 4.094.161 juta yen (2008)

Pendapatan bersih

Non-Konsolidasian 224.135 juta yen (2008)

Konsolidasian 309.148 juta yen (2008)

Laba Biasa

359.086 juta yen (2008)

Logo

Pada tahun 1934 :



1935- sekarang :



Logo Canon

1.2 SEJARAH SINGKAT

Perusahaan Canon bermarkas di Tokyo. Perusahaan ini adalah sebuah perusahaan Jepang yang mengkhususkan dalam produk gambar dan optik, termasuk kamera, mesin fotokopi dan printer komputer.

Perusahaan ini didirikan pada 1933 dengan nama 精機光学研究所 (Seiki-kougaku-kenkyuujo atau Laboratorium Peralatan Optik Presisi) oleh Yoshida Goro dan adik iparnya Uchida Saburo dan didanai oleh Takeshi Mitarai, teman dekat Uchida. Tujuan awalnya berdirinya perusahaan ini adalah adalah untuk mengadakan riset dalam pengembangan kamera berkualitas. Pada Juni 1934 mereka mengeluarkan kamera pertamanya, Kwanon, dinamakan atas Dewi welas asih Buddha. Pada tahun berikutnya perusahaan ini mengubah namanya menjadi Canon karena dilihat lebih modern daripada nama sebelumnya.

Canon dimulai sebagai sebuah perusahaan dengan sedikit karyawan dan membakar semangat. Perusahaan yang menjadi terkenal dunia kamera maker dan sekarang global multimedia korporasi. Namun, berasal dari kesuksesannya canon tetap tidak berubah, semangat awaln athun dan keahlian teknologi amassed lebih dari 60 tahun. Canon akan terus memanfaatkan teknologi bagi masyarakat karena pursues dengan tujuan menjadi perusahaan yang dicintai oleh orang-orang di seluruh dunia.

Saat ini, perusahaan memproduksi kompak dan SLR digital kamera, printer dan analog dan digital copiers untuk kantor, termasuk baris imageRUNNER dan imagePRESS perangkat digital multifungsi. pada tahun 2008 tyang lalu, elah diberikan lebih dari 2000 hak paten di Amerika Serikat, yang secara teratur tempat-tempat dalam lima total paten untuk tahun

Asal-Usul Nama Perusahaan

Nama Canon dimulai pada 1934 dengan prototipe untuk Jepang pertama-lamanya 35 mm kamera dengan fokus pesawat rana. Ia bernama “Kwanon” diambil dari nama dewa dalam agama Budha. Bahkan ia memberi nama lensanya dengan nama KASYAPA, diambil dari nama murid Budha, Mahakasyapa. Oleh Goro Yoshida kemudian diganti dengan nama canon.

Nama Canon seperti membawa arti sebagai "kitab suci" dan "kriteria atau standar penghakiman." Secara efektif menangkap Canon korporat adalah roh, yang bertujuan untuk menetapkan standar global untuk teknologi dan layanan lanjutan saat menjadi kriteria dalam industri yang lain akan aspire. Logo canon, diperkenalkan pada 1935, telah mengalami beberapa perubahan sebagai perusahaan yang telah berkembang. Meskipun modifikasi ini, karakter yang kuat tercermin dalam sweeping batin stroke dari "C" yang tetap utuh dari hari perusahaan yang didirikan. Canon tetap berjuang untuk konsistensi dalam komunikasi sejak satu hari telah banyak memberikan kontribusi kepada seluruh dunia percaya bahwa dengan menggunakan merek Canon dapat menikmati hari dengan indah.

Filosofi Perusahaan - Kyosei

Filosofi perusahaan Canon adalah kyosei, yang berarti "hidup dan bekerja sama untuk umum". Tujuan kami dalam mengejar filosofi ini adalah untuk mendukung pengembangan masyarakat di mana semua orang menikmati kebahagiaan dan pemenuhan, tanpa adanya perbedaan budaya, adat istiadat, bahasa dan ras. Namun, ada banyak imbalances di dunia-kita di daerah-daerah seperti perdagangan, tingkat pendapatan dan lingkungan yang hindering dengan pencapaian kyosei, kami secara aktif berjuang untuk menyelesaikan imbalances. True global perusahaan harus membuat hubungan baik tidak hanya dengan pelanggan dan masyarakat di mana mereka beroperasi, tetapi juga dengan seluruh bangsa dan lingkungan. Mereka juga harus menanggung tanggung jawab atas pengaruh mereka pada kegiatan masyarakat. Untuk alasan ini, Canon's Tujuannya adalah untuk memberikan kontribusi kepada kesejahteraan dunia dan kebahagiaan umat manusia, dan itu terus tumbuh sambil membantu dunia mencapai kyosei. akan dasar filosofi di perusahaan "Kyosei" dengan komitmen untuk melayani semua orang di dunia.

1.3 RUANG LINGKUP USAHA

BUSINESS MACHINES

Produk Kantor & Pengolahan Gambar

Jaringan multi Devices,

Laser Multifunction Printers,

Copying Machines

Komputer
Peripherals

Laser Beam Printers,

Inkjet Printers,

Inkjet Multifunction Printers,Scanners

Produk Bisnis &
Informasi

Komputer,

Document ScannersHandy Terminals,

Kalkulator, Kamus elektronik

KAMERA

Kamera digital,

Kamera digital video,

Interchangeable Lenses, ,

LCD Projectors

OPTIK DAN PRODUK LAINNYA

Produksi Alat semi konduktor,

\Mirror Projection Mask Aligners for LCD,

Broadcast-use Television Lenses,

Perekaman foto medis Equipment,

Large-Format Inkjet Printers,

Vacuum Equipment untuk Komponen Elektronik

Canon adalah produsen dan konsumen bisnis imaging produk yang terdiri dari printer, Scanners, teropong, kamera digital kompak, film dan kamera digital SLR dan lensa.

Bisnis canon dimulai dari divisi dokumen cetak yang menawarkan solusi untuk usaha kecil dan menengah, perusahaan besar dan pemerintah. Termasuk multi-fungsi printer, hitam dan putih dan warna kantor printer, printer format besar, Scanners, hitam dan putih dan warna produksi printer, serta perangkat lunak untuk mendukung produk tersebut.

Meski kurang dikenal Canon termasuk produk medis, dan menyiarkan produk optik, termasuk berhubung dgn mata dan perangkat x-ray, lensa broadcast, Semikonduktor, digital mikrofilm Scanners, dan Handy Terminal Solutions.

A. KAMERA DIGITAL

Kamera digital merupakan produk pertama yang di hasilkan oleh Canon. Kamera digital yang pertama dibuat oleh pendiri Canon, Yoshida adalah Prototipe kamera 35 mm range finder yang diberi nama ”KWANON”, diambil dari nama dewa dalam agama Budha. Bahkan ia memberi nama lensanya dengan nama KASYAPA, diambil dari nama murid Budha, Mahakasyapa.

Ada tiga tipe kamera Kwanon di dalam iklannya, tetapi tak satupun yang dijumpai di pasar. Ternyata ketiga tipe Kwanon itu hanyalah model kamera saja. Ada kamera Kwanon Model D yang ditemukan tahun 1955, tetapi itupun meniru Kamera Leica Model II dan bukan dibuat oleh Yoshida, tidak diketahui siapa pembuatnya.

Dalam perkembangannya, pertengahan tahun 1937 Canon memproduksi sendiri lensa dengan nama SERENAR. Kemudian tahun 1942, Takeshi Mitarai teman dari Saburo Uchida, menjadi president Precision Optical Instruments Laboratory. Tanggal 15 September 1947, Mitarai mengganti nama perusahaan menjadi Canon Camera Co., Sejak saat itu, seluruh produk yang di hasilkan oleh perusahaan Canon, seperti kamera dan lensa yang dibuat sejak 1953, diberi nama Canon.

Setelah meluncurkan Hansa Canon di tahun 1936, tahun tahun berikutnya Canon berhenti memproduksi, kemudian setelah perang Dunia II berakhir, Canon memproduksi kembali kamera sebagai berikut:

Tahun-tahun berikutnya Canon memproduksi kamera pertama jenis single-lens reflex (SLR) yang dikenal ”Canonflex”, dipasarkan bulan Mei 1959. Berkembanglah kamera SLR 35 mm yang dibuat Canon.

Canon sempat tertinggal dengan membuat kamera autofokus SLR “T80,” yang keunggulannya masih ketinggalan dibandingkan dengan “Minolta a-7000″ dan “Nikon F-501.”

Kemudian bulan Maret 1985 Canon memutuskan untuk membuat Autofocus SLR terbaik yang akan diluncurkan tanggal 1 Maret 1987 bertepatan dengan ulang tahun Canon yang ke-50. Dibuatlah project yang dinamakan “EOS (Electro Optical System)”. Diambil dari nama Dewa Fajar dalam mitos Yunani.

Maret 1987, Canon membuat kamera EOS pertama yaitu “EOS 650″ dengan inovasi dan keunikan teknologi yaitu :

· highly sensitive focusing sensor,

· BASIS (Base-Stored Image Sensor),

· the high-precision motor, dan

· USM (Ultrasonic Motor)

kamera ini merupakan kamera komersial pertama dunia dengan super microcomputer. Prestasi ini mendapat penghargaan European Camera ‘87/’88 Award.

Selanjutnya Canon mengembangkan kamera SLR – EOS ini hingga memasuki era digital. Berikut ini rangkaian produksi Canon EOS .

Itu adalah serangkaian kamera SLR yang diproduksi Canon. Canon menjadi kamera terbaik ”diimpikan” tahun 1934, namun baru 20 tahun kemudian Canon mampu membuat kamera yang kemampuannya sejajar dengan Leica. Tigapuluh tiga tahun kemudian Canon mengembangkan kamera EOS dan mendapat penghargaan demi penghargaan sehingga bisa dikatakan menjadi kamera SLR terbaik.

Butuh puluhan tahun untuk bisa menjadi produk terdepan di dunia, sudah pasti membutuhkan kesabaran. Bayangkan jika Canon tidak persisten mengembangkan produknya, bisa jadi Canon sudah tenggelam, tidak pernah dikenal lagi.

Model-model kamera Canon PowerShot yang merupakan produk terbaru dari Canon dilengkapi dengan teknologi dan fitur-fitur tercanggih dengan desain dan warna yang menawan namun tetap mempertahankan segi ekonomi dan kenyamanan penggunaannya

Berikut Beberapa contoh kamera digital yang dihasilkan oleh Canon :

v Canon PowerShot SX200 IS

Kamera digital ini dilengkapi dengan layar LCD 3.0" dan 12x optical zoom dengan lensa. Wide-angle 28mm ini dilengkapi Optical Image Stabilizer, dan dibalut warna yang trendi.

Kamera ini bekerja optimal untuk memotret objek yang jauh dengan zoom yang tinggi hingga objek sedekat 0cm dengan fitur Super Macro-nya. Kamera ini juga memberi kebebasan berkreasi bagi para penggemar fotografi melalui full-fledged shooting mode, yang melingkupi penggunaan Auto, Av (aperture priority), Tv (shutter priority), M (manual) atau Program Mode.

Selain itu, kamera ini juga mengusung teknologi Blink Detection dan Blink Icon. Fitur ini mampu mendeteksi mata objek yang berkedip dan menahan jepretan kamera selama tiga detik, sehingga tidak ada lagi gambar wajah tertutup di setiap foto beramai-ramai.

Keunggulan lain kamera ini adalah perekaman video dengan kualitas Hi Definition 1280 x 720 dengan konektivitas HDMI untuk menampilkan video HD yang Anda rekam. Kamera ini tersedia dalam warna biru, merah dan hitam.

v Canon PowerShot D10

PowerShot D10 merupakan gebrakan Canon sebagai satu-satunya kamera yang cocok digunakan dalam berbagai aktivitas di berbagai kondisi area, bahkan di dalam air dan medan berat sekalipun, seperti di gunung ataupun di daerah off-road. Kamera ini dapat digunakan pada kondisi yang sangat ekstrim, hingga kedalaman 10 meter di bawah permukaan air dan pada suhu -10 o C.

Kekuatan rangka luar kamera yang terbuat dari bahan polycarbonate membuat kamera ini tahan benturan (shockproof) hingga ketinggian 1.22m. Untuk mendapatkan hasil yang memuaskan, kamera ini juga dilengkapi fitur Servo AF yang memampukan pengguna menangkap gambar bergerak dengan baik.

Kamera ini menggunakan tombol-tombol keras yang besar sehingga dengan sarung tangan sekalipun Anda bisa memotret dengan nyaman. Rangka luar kamera tersedia dalam tiga pilihan warna dan corak, yaitu orange, abu-abu dan camouflage, yang dilengkapi dengan aksesoris soft case dengan carabine hook serta berbagai pilihan tali bahu atau pegangan.

v Canon PowerShot A2100 IS dan A1100 IS

Kedua tipe kamera dirancang bagi para pemula karena kamera ini sangat mudah digunakan, terutama bagi para pemula. Fitur Easy Mode dan Smart Auto Shooting Mode mempermudah pengambilan gambar dan proses yang cepat.

Teknologi lainnya adalah perpaduan antara Face Detect AF dan AiAF (Artificial Intelligent Auto Focus). Fitur ini membantu pengguna mengunci objek bergerak dalam frame kamera. PowerShot A2100 IS memiliki 6x optical zoom dengan 36-216 lensa OIS dan 3 inchi layar LCD.

Sedangkan PowerShot A1100 IS menawarkan fitur 4x optical zoom dengan 35-140mm lensa OIS dan layar LCD sebesar 2.5 inchi, yang tersedia dalam empat warna; pink, silver, biru dan hijau.

v Canon PowerShot A480

PowerShot A480 dilengkapi dengan kekuatan fokus 1cm Super Macro sehingga Anda dapat memotret benda dari jarak yang sangat dekat. Suatu keunggulan yang jarang ditemui pada kamera-kamera digital kelas entry-level lainnya.

Sedangkan untuk jarak yang jauh gambar dapat dipotret dengan baik bekat dukungan teknologi 3.3x optical zoom. Kamera ini tampil kecil, ringan, dan minimalis, dengan 4 varian pilihan warna yang berkelas, yaitu; silver, fiery & passionate red, mysterious black dan sprightly blue. (srn)

B. PRINTER & SCANNER

Selain kamera digital salah produk yang dihasilkan oleh canon adalah printer. Printer Canon merupakan printer unggulan di kelasnya. Canon menciptakan printer laser yang pertama kali di dunia.

Salah satu contoh printer yang diproduksi oleh Canon adalah printer PIXMA iP3300. Printer seri PIXMA diciptakan Canon untuk mempercepat revolusi cetak foto. PIXMA diciptakan untuk menyatukan ketepatan cetak foto, kecepatan cetak tinggi, serta desain fungsional yang indah. Selain itu, jajaran printer PIXMA dilengkapi dengan teknologi ChromaLife100, sehingga hasil cetakan foto bisa bertahan lama, Canon mengklaim bahwa hasil cetak dari PIXMA iP3300 akan tahan hingga 100 tahun.

PIXMA iP3300 dilengkapi dengan CD software yang isinya selain driver printer juga terdapat software yang lengkap seperti Photo Perfection dan Easy-PhotoPrint 3.5. Easy PhotoPrint 3.5 memiliki beberapa aplikasi seperti Photo Error Correction untuk mengkoreksi efek bintik mata merah, wajah yang gelap di bawah bayangan atau backlit, dan fokus yang menyimpang. Selain itu juga terdapat aplikasi Easy-WebPrint untuk mencetak halaman situs secara cepat, dan Photo Record. Photo Recoed memungkinkan Anda untuk membuat foto album Anda sendiri secara unik dan kreatif.

Dari segi bentuk, iP3300 memiliki dimensi 437 x 300 x 147 mm dan bobot 4,6 kg. Canon menggunakan tangki tinta individu dengan menambahkan lampu LED untuk menunjukkan statusnya. Dengan tangki tinta individu untuk masing-masing warna, kita bisa mengirit biaya operasional, karena hanya mengganti warna yang habis saja. Selain itu, lampu LED akan memperingatkan apakah suatu tangki tinta tertentu tidak terpasang dengan benar, tintanya tinggal sedikit atau habis. iP3300 juga memiliki input kertas dari dua arah, atas dan depan. Namun dari segi koneksi yang dimiliki iP3300 sangat minim, hanya port USB di samping kanan dan port PictBridge yang terletak di pojok kanan bawah.

Secara keseluruhan, printer ini cocok untuk pengguna di rumah, bukan untuk digunakan di perkantoran. Hasil cetakan foto yang sedikit mengecewakan bisa ditutupi dengan proses pengeditan gambar yang baik. Selain itu, printer ini juga memiliki banyak pilihan koreksi foto dalam CD software Canon yang disertakan.

C. MESIN FOTO COPY (PHOTOCOPIER) CANON

Mesin fotocopy canon terdiri dari mesin foto copy hitam-putih dan mesin foto copy Warna. Berikut beberapa Tabel Contoh Model Mesin Fotocopy Canon :

MESIN FOTO COPY HITAM-PUTIH

Canon iR5055

The Canon iR5055 adalah 55 per menit cetak digital fotokopi.

Canon iR5065

The Canon iR5065 adalah 65 per menit cetak digital fotokopi.

Canon iR5075

The Canon iR5075 adalah 75 per menit cetak digital fotokopi.

Canon iR7086

The Canon iR7086 fotokopi adalah 86 per menit cetak digital mesin.

Canon iR7095p

The Canon iR7095p fotokopi adalah 95 per menit mencetak PRINTER VERSION HANYA digital mesin.

Canon iR7095

The Canon iR7095 fotokopi adalah 95 per menit cetak digital mesin.

Canon iR7105

The Canon iR7105 fotokopi adalah 105 per menit cetak digital mesin.

Canon iR2010f

The Canon iR2010F adalah 20 per menit mencetak fotokopi digital dengan mesin fax.

Canon iR3025

Canon yang terbaru adalah iR3025 mencetak 25 per menit multifungsi fotokopi.

Canon iR3025N

Canon yang terbaru adalah iR3025N mencetak 25 per menit multifungsi fotokopi,datang Jaringan Siap

Canon iR3035

Canon yang terbaru adalah iR3035 mencetak 35 per menit multifungsi fotokopi.

Canon iR3035N

Canon yang terbaru adalah iR3035N mencetak 35 per menit multifungsi fotokopi,datang Jaringan Siap

Canon iR2016

The Canon iR2016 fotokopi adalah 16 per menit cetak digital mesin fotokopi.

Canon iR2016i

The Canon iR2016i foto copier adalah 16 per menit cetak digital mesin fotokopi lengkap dengan mengirim cerdas.

Canon iR1018

The Canon iR1018 foto copier adalah 18 per menit cetak digital fotokopi.

Canon iR2020

The Canon iR2020 fotokopi adalah 20 per menit cetak digital mesin fotokopi.

Canon iR2020i

The Canon iR2020i fotokopi adalah 20 per menit cetak digital mesin fotokopi lengkap dengan mengirim cerdas.

Canon iR1022

The Canon iR1022 foto copier adalah 22 per menit cetak digital fotokopi.

Canon FC100

The Canon FC100 adalah gaya dan portabel, kualitas tinggi, masuk tingkat pribadi fotokopi untuk rumah atau kantor kecil.

Canon FC120

The Canon FC120 fotokopi adalah 4 cpm dengan memotong 50 lembar gaya dan portabel, kualitas tinggi, masuk tingkat pribadi copier untuk rumah atau kantor kecil.

MESIN FOTOCOPY WARNA:

Canon iR2570c

The Canon iR2570c Warna fotokopi adalah mencetak 7 Full Colour/25 mencetak A4 B / W Digital Colour mesin. Buat dokumen berkualitas tinggi pencampuran warna putih dan hitam & tanpa perlu Outsource mereka.

Canon iR2570ci

The Canon iR2570ci Warna fotokopi adalah mencetak 7 Full Colour/25 mencetak A4 B / W Digital Colour mesin lengkap dengan Intelligent Kirim Kit. Buat dokumen berkualitas tinggi pencampuran warna putih dan hitam & tanpa perlu Outsource mereka.

Canon iR3170c

The Canon iR3170c Warna fotokopi adalah mencetak 7 Full Colour/31 mencetak A4 B / W Digital Colour mesin. Buat dokumen berkualitas tinggi pencampuran warna putih dan hitam & tanpa perlu Outsource mereka.

Canon iR3170ci

The Canon iR3170ci Warna fotokopi adalah mencetak 7 Full Colour/31 mencetak A4 B / W Digital Colour mesin lengkap dengan Intelligent Kirim Kit. Buat dokumen berkualitas tinggi pencampuran warna putih dan hitam & tanpa perlu Outsource mereka.

Canon imagePRESS C1

The Canon imagePRESS C1 adalah mencetak 14 Full Colour/60 mencetak A4 B / W Digital Colour mesin.

Canon iRC2880i

The Canon iRC2880i adalah mencetak 26 Full Colour/28 mencetak A4 B / W Digital Warna mesin

Canon iRC3380i

The Canon iRC3380i adalah mencetak 30 Full Colour/33 mencetak A4 B / W Digital Warna mesin

Canon iR5870c

The Canon iR5870c Warna fotokopi adalah 16 mencetak A4 penuh colour/58 mencetak A4 B / W Digital warna MEAP diaktifkan mesin.

Canon iR5870ci

The Canon iR5870ci Warna fotokopi adalah 16 mencetak A4 penuh colour/58 mencetak A4 B / W Digital warna MEAP diaktifkan mesin yang datang sepenuhnya siap dengan jaringan built-in PS / PCL / UFR II printer kit dan Universal Kirim.

Canon iR6870c

The Canon iR6870c Warna fotokopi adalah 16 mencetak A4 penuh colour/68 mencetak A4 B / W Digital warna MEAP diaktifkan mesin.

Canon iR6870ci

The Canon iR6870ci Warna fotokopi adalah 16 mencetak A4 penuh colour/68 mencetak A4 B / W Digital warna MEAP diaktifkan mesin yang datang sepenuhnya siap dengan jaringan built-in PS / PCL / UFR II printer kit dan Universal Kirim.

Canon iRC4080i

The Canon iRC4080i adalah mencetak 36 Full Warna / 40 mencetak A4 B / W Digital Warna mesin

Canon iRC4580i

The Canon iRC4580i adalah mencetak 40 Full Warna / 45 mencetak A4 B / W Digital Warna mesin

Canon CLC4040

The Canon CLC4040 adalah mencetak 40 Full Warna / 40 mencetak A4 B / W Digital Warna mesin

Canon iRC5185i

The Canon iRC5185i adalah mencetak 51 Full Warna / 51 mencetak A4 B / W Digital Warna mesin

1.4 STRUKTUR ORGANISASI PERUSAHAAN

Chairman & CEO

Fujio Mitarai


President & COO

Tsuneji Uchida


Executive Vice President & CFO

Toshizo Tanaka

Senior General Manager
Policy & Economy Research Center

Executive Vice President & CTO

Toshiaki Ikoma

Group Executive
Corporate R&D Headquarters
Chief Executive
Optical Products Operations

Senior Managing Director

Nobuyoshi Tanaka

Group Executive
Corporate Intellectual Property & Legal Headquarters

Junji Ichikawa

Chairman & CEO, President & COO
Canon ANELVA Corporation

Akiyoshi Moroe

Group Executive
External Relations Headquarters and
Group Executive
Human Resources Management & Organization Headquarters

Kunio Watanabe

Group Executive
Corporate Planning Development Headquarters

Yoroku Adachi

President & CEO
Canon U.S.A., Inc.

Yasuo Mitsuhashi

Chief Executive
Peripheral Products Operations and
Chief Executive
Chemical Products Operations

Managing Director

Tomonori Iwashita

Group Executive
Environment Headquarters and
Group Executive
Quality Management Headquarters

Masahiro Osawa

Group Executive
Finance & Accounting Headquarters

Shigeyuki Matsumoto

Group Executive
Device Technology Development Headquarters

Katsuichi Shimizu

Chief Executive
Inkjet Products Operations

Ryoichi Bamba

President & CEO
Canon Europa N.V. and
President & CEO
Canon Europe Ltd.

Toshio Homma

Chief Executive
L Printer Products Operations

Masaki Nakaoka

Chief Executive
Office Imaging Products Operations

Haruhisa Honda

Group Executive
Production Engineering Headquarters

Director

Toshiyuki Komatsu

Deputy Group Executive
Corporate Planning Development Headquarters

Tetsuro Tahara

Group Executive
Global Manufacturing & Logistics Headquarters

Seijiro Sekine

Group Executive
Information & Communication Systems Headquarters

Shunji Onda

Group Executive
Global Procurement Headquarters

Kazunori Fukuma

President & CEO
SED Inc.

Hideki Ozawa

President & CEO
Canon (China) Co. Ltd.

Masaya Maeda

Chief Executive
Image Communication Products Operations

Corporate Auditor

Keijiro Yamazaki


Kunihiro Nagata


Tadashi Ohe


Yoshinobu Shimizu


Minoru Shishikura

Executive Officer

Sachio Kageyama

President & CEO
Canon Vietnam Co. Ltd.


Masahiro Haga

Executive Vice President
Canon U.S.A., Inc.


Kengo Uramoto

Deputy Group Executive
Human Resources Management & Organization Headquarters


Masanori Yamada

Deputy Chief Executive
Office Imaging Products Operations


Akio Noguchi

Deputy Chief Executive
Peripheral Products Operations


Hiroyuki Suematsu

Deputy Chief Executive
Chemical Products Operations


Yasuhiro Tani

Group Executive
Digital Platform Technology Development Headquarters


Seymour Liebman

Executive Vice President
Canon U.S.A., Inc.


Masato Okada

Deputy Chief Executive
Image Communication Products Operations


Kazuhiro Akiyama

Group Executive
General Affairs Headquarters


Yukiaki Hashimoto

Group Executive
Medical Equipment Group

BAB II

IMPLEMENTASI

MARKET DRIVEN STRATEGI

2.1 CHARATERISTICS OF MARKET DRIVEN STRATEGY

Strategy market driven secara umum merupakan strategy pemasaran yang berkomitmen pada falsafah bahwa pelanggan adalah berharga dan tidak setiap permintaan membutuhkan perhatian. Perusahaan market driven mendapat keuntungan yang superior dengan secara selektif memelihara pelanggan dengan keuntungan yang potensial. Melalui pendekatan 5A yaitu arena, advantage, access, activities dan adapt perusahaan mengimplementasikan strategy market driven untuk bersaing dipasar yang dipilihnya.

Canon adalah sebuah merek dagang di yang berada di lebih dari 180 negara dan daerah di seluruh dunia. Amerika dikelola oleh Canon AS, Eropa, Rusia, Afrika dan Timur Tengah oleh Canon Eropa, Asia, kecuali Jepang, Cina oleh Canon, dan Canon Oseania oleh Australia. Jepang yang ditangani oleh Canon Marketing Jepang. Canon memperhatian setiap kebutuhan pelanggan, Canon berkomitmen untuk menyediakan solusi dan layanan yang menjamin kepuasan tertinggi.

Untuk segmen kamera digital, Canon merupakan salah satu produsen kamera digital berkualitas tinggi. Canon merupakan pelopor untuk kemera digital dengan menggunakan teknik 35 mm focal-pesawat-rana kamera, yang diproduksi dalam bentuk prototipe. Brand Canon sudah sangat familiar di telinga konsumennya, khusunya di bidang teknik penggambaran dan optik. Canon pertama didirikan pada tahun 1934. akan tetapi merek canon terkenal oleh masyarakat di seluruh dunia sekitar tahun 1946. Canon hadir merubah situasi pasar dengan menciptakan kamera pertama yang harganya relatif murah dari pada harga kamera lain pada waktu itu.

Berikut ini merupakan implementasi analisis 5A diterapkan pada perusahaan canon :

  1. Arena

Arena disini maksudnya adalah tempat dimana canon akan bersaing di pasar dengan perusahaan lainnya. Canon merupakan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi penggambaran dan lensa optic. Strategi pemasaran canon berorientasi pada pasar yang mencakup 6C’s yaitu: company, customer, competitors, channels, center suppliers dan changes.

    1. Company

Canon merupakan perusahaan yg menghasilkan produk-produk teknologi penggambaran seperti kamera digital, printer, scanner, mesin foto copy, produk-produk kantor seperti printer,scanner dan computer yg baru diciptakan oleh canon 2 tahun belakangan ini. Selain itu canon juga menghasilkan produk-produk optic seperti mesin foto copy, LCD, lensa televise, dll. Perusahaan canon berdiri pada tahun 1937 di Jepang dan tersebar di benua Amerika, Eropa, Australia, dan Asia.

Seperti kebanyakan perusahaan Jepang, Canon merupakan perusahaan yang berpegang teguh pada prinsip. Prinsip yang sebagai dasar perusahaan. Budaya perusahaan Canon sejak awal permulaannya adalah "San-Ji", atau Tiga Selfs, semangat. Tiga Selfs adalah: self-motivasi, manajemen diri dan kesadaran diri. Selfmotivation merujuk kepada mengambil inisiatif dan menjadi proaktif dalam segala sesuatu; swakelola merujuk kepada diri melakukan yang akuntabel dan bertanggung jawab untuk semua dari satu tindakan, dan kesadaran diri adalah satu dari memahami situasi dan peran di dalamnya.

b. Customer

Canon membidik pasar pada customer pada individu, keluarga, dan industri. Setiap jenis produk berbeda-beda customernya. Untuk kamera digital, umumnya pangsa pasar yang memilih adalah keluarga dan industri fotografi. Untuk produk kantor dan bisnis seperti printer scanner, LCD, dll canon membidik pangsa pasar perkantoran seperti perusahaan, sekolah, dan keluarga. Untuk produk optik canon memilih pangsa pasar seperti industri percetakan & fotocopy, perkantoran, dan sebagai pelengkap dari komponen produk perusahaan lain seperti lensa televisi. Strategi yang diterapkan canon adalah berfokus kepada penciptaan produk yang berkulitas dan unggul serta pelayanan pelanggan, sehingga menciptakan value yang lebih tinggi dari pesaing.

c. Competitors

Saingan utama Canon termasuk berbeda dalam setiap produk yang diproduksinya. Umumnya pesaing utama canon terdapat dalam 3 produk yaitu:

· kamera digital : Perusahaan pesaing canon adalah Nikon, Konica Minolta, Leica, Pentax, Olympus, Sony, Kodak, Hewlett-Packard dan Xerox.

· Printer & scanner : Epson, HP, Lexmark, brother, dll

· Mesin fotocopy : Xerox, Toshiba, Sharp, Konica, Lanier, Minolta, Mita, Nashua, Panasonic, Pitney Bowes, Selex, Xerox Vivace, dll

Di masing- masing produk, canon mempunyai keunggulan sendiri dari pada pesaingnya. Contohnya mesin fotocopy, mesin fotocopy yang diproduksi canon mempunyai desain elegan dan menarik. Sperpat mesinfotocopy canon lebih mudah diganti dan harganya yang terjangkau. Harga jual kembali setiap produk canon juga tinggi.

d. Channel

Bagi perusahaan canon, saluran distribusi yang diterapkan menggunakan berbagi macam tipe saluran distribusi. Canon tidak menetapkan saluran disribusi hanya pada satu tipe saluaran distribusi saja.

Dalam pendistribusian produknya, seperti kamera digital, pada awal berdirinya, canon menggunakan saluran distribusi langsung, yaitu menjual dan menyalurkan kameranya secara langsung kepada konsumen. Karena penjualan secara langsung kepada konsumen ini, tidak dimungkinkan dilakukan sendiri oleh Yoshida Goro dan rekan-rekannya. Maka canon pun mulai menjalin kerja sama dengan toko-toko kamera yang ada di kota Tokyo. Kamera canon pun mulai dijual oleh toko-toko kepada konsumen. Akibat mudahnya menemukan kamera canon di toko-toko kamera, permintaan atas kamera canon pun mengalami peningkatan. Hingga tersebar baik di dalam, maupun di luar kota Tokyo. Seiring dengan banyaknya permintaan tehadap kamera canon. Canon pun memperluas penjualan produknya ke luar kota Tokyo. Oleh karena itu, canon pun membutuhkan saluran distribusi yang lebih luas lagi. Canon menggunakan jasa distributor, yang nantinya distributor ini yang akan mendistribusikan produk canon ke toko-toko pengecer.

Pada awal canon memasuki pasar di Indonesia terdapat Lima distributor resmi yang menangani pemasaran dari berbagai produk canon di Indonesia, sbb :

· Mandarin Opto-Media Co., Pte Ltd

· PT Datascrip

· PT Erry Guna

· PT Murti Indah Sentosa

· PT Samafitro

e. Center Suppliers

Untuk bahan baku setiap produk, canon memproduksi bahan-bahan baku sendiri seperti komponen-komponen yang terbuat dari kuningan, aluminium, besi dan karet, serta onderdil kamera di produksi sendiri oleh canon dan di sebagian di impor dari jerman.

f. Changes

Canon merupakan salah satu perusahaan yang inovatif dan memiliki teknologi tinggi. Dari sekian banyak perusahaan di Jepang canon mampu merespon secara strategis dengan efektif setiap produknya melalui berbagai teknologi sistematis selama proses peramalan, mengidentifikasi segmen produk yang berpotensi tinggi dan mengenalan produk pada semua segmen lebih baik daripada pesaing. Canon telah menggunakan globalisasi, aliansi dan inovasi yang terkoordinasi dengan baik.

Dalam memproduksi produk baru, canon selalu mengalami perubahan dengan menggunakan teknologi yang lebih canggih. Canon juga sensitif dengan kebutuhan consumen. Sehingga canon selalu berusaha menciptakan produk yang unggul dan berkualitas. Seperti kamera, jika dulu mencetak foto dari kamera biasa menggunakan film yang kemudian di cuci, maka sekarang sesuai dengan era digital, canon menciptakan kamera digital yang gampang mudah untuk digunakan, gampang untuk di bawa serta dengan desain yang menarik

  1. Advantage

Canon mempunyai beberapa kelebihan yang membedakan produk canon dengan produk

pesaing :

· Toner Cartridge Recycling

Di tahun 1990, Canon menjadi perusahaan pertama di dunia untuk mulai mengumpulkan dan mendaur ulang menggunakan toner cartridges. Canon saat ini memiliki empat pusat daur ulang di seluruh dunia. Canon recycles reusable dan crushes mempunyai jenis plastik daur ulang untuk cartridge. Semua bahan-bahan daur ulang yang juga mencapai 100% untuk pemulihan.

· Pengembangan Teknologi Energi-Efisien

Scanner dan printer laser beam Canon dilengkapi dengan on-demand fixing, IH fixing, dan lain-lain milik teknologi energi, yang berguna untuk menghilangkan panas bila dalam modus siaga dan sangat mengurangi warmup waktu. Teknologi ini sudah dihitung kegunaanua danrkontribusi mengurangi emisi CO 2 oleh sekitar 8 juta ton dari tahun 2000 sampai 2007.

· Penelitian Global

Merupakan industri kolaborasi oleh peneliti dispatching ke berbagai universitas dan lembaga penelitian di seluruh dunia terlibat dalam penelitian teknologi leadingedge. Canon mengambil bagian dalam penelitian yang melibatkan dunia internasional investigasi studi di sejumlah bidang teknis.

· Nanoteknologi

Memanipulasi masalah dan cahaya pada atom dan molekul pada tingkat nanometer. Penelitian Canon berprestasi dalam nanotechnology-termasuk diatur secara teratur nanostructural bahan, optik di dekat lapangan, dan molecular imaging-merupakan bagian dari quest perusahaan untuk menjelajahi berbeda sifat hal yang dinyatakan oleh "dunia nano."

  1. Access

Distribusi produk Canon tersebar di seluruh benua Asia, Eropa, Amerika, dan Australia. Setiap negara mempunyai distributor yang berbeda-beda. Canon pertama kali yang didirikan di Indonesia saat ini mulai menjual produk-produknya pada tahun 1976. Canon tidak memiliki kantor di Indonesia dan saat ini bekerja dengan lima distributor resmi untuk mendistribusikan beragam produk Canon mulai dari konsumen untuk produk industri dan bisnis.

Pada awal canon memasuki pasar di Indonesia terdapat Lima distributor resmi yang menangani pemasaran dari berbagai produk canon di Indonesia, sbb :

· Mandarin Opto-Media Co., Pte Ltd

· PT Datascrip

· PT Erry Guna

· PT Murti Indah Sentosa

· PT Samafitro

Kegiatan canon di Indonesia overseen oleh Canon Singapore Pte Ltd, merupakan kantor pusat regional untuk Canon Selatan & Asia Tenggara. Canon Singapura mengendalikan penjualan, pemasaran, dan strategi layanan di wilayah lead dan 16 negara-negara lain termasuk anak perusahaan canon di India, Malaysia, Filipina, Thailand, dan kantor perwakilan di Vietnam.

Sejak tahun 2006, hanya ada satu Distributor tunggal yang ditunjuk canon yaitu PT Datascrip. Datascrip merupakan perusahaan yang menawarkan solusi bisnis meliputi, Office Supplies di bawah satu atap untuk memenuhi kebutuhan, kepuasan dan kenyamanan pelayanan bisnis. Business Executives Specialist adalah perusahaan yang berkomitmen bukan sekadar menjual produk, tetapi bekerja bersama serta memberikan solusi yang terbaik.

  1. Activities

Proses produksi Canon terus berkembang sebagai bagian penelitian untuk menciptakan produk berkualitas tinggi kepada pelanggan pada waktu yang tepat. Melalui reformasi, sel produksi dan rumah produksi, Canon bertujuan untuk memproduksi sistem inovasi di setiap tahap dalam proses-pengadaan, produksi, dan distribusi dan juga bekerja untuk membuat dampak positif pada lingkungan dalam pembelian yang bertanggung jawab kepada lingkungan dan menggunakan bahan-bahan secara efisien melalui distribusi. Canon juga bekerja keras untuk meningkatkan pertumbuhan produksi untuk memenuhi permintaan produk.

  • Penghijauan

Penghijauan melibatkan preferensial pembelian produk dan layanan yang meminimalkan beban lingkungan. Pada tahun 1997, Canon mengeluarkan Pengadaan Standarisasi Penghijauan, yang diterapkan ketika mengevaluasi manajemen pemasok bahan kimia pada setip produk. Canon juga memberlakukan data dari bagian analisis bahan kimia untuk mengembangkan produk baru.

· Batas “Susu berjalan”

Bagian-bagian yang biasanya menggunakan transportasi dari penjual kepada pembeli yang diambil dari pabrik, Dengan program "susu berjalan,"
Canon membuat putaran hanya untuk mengumpulkan jumlah yang dibutuhkan saat dibutuhkan untuk persediaan rendah, sehingga lebih sedikit truk di jalan dan mengurangi emisi CO 2. "susu berjalan" merujuk kepada praktek pembuatan putaran harian untuk mengumpulkan susu dari peternakan susu.

  • Sistem Produksi

Sel dalam sistem produksi canon menghilangkan proses ban berjalan, tim pekerja, atau sel, mulai dari pengumpulan produk sampai penyelesaian. Jumlah pekerja melakukan operasi masing-masing didasarkan pada tingkat kemampuan individu. Sistem ini juga memungkinkan fleksibilitas dalam volume produksi.

· The Canon Expert (Multi-Skilled Worker) System

Berdasarkan Jerman Meister Sistem untuk certifying pengrajin yang telah menyelesaikan pelatihan khusus, sistem ini secara resmi mengakui karyawan yang memiliki kemampuan luar biasa. Pekerja dievaluasi sesuai dengan jumlah mereka bisa melakukan operasi, keahlian khusus, kecepatan kerja, dan keterampilan lainnya. Sistem telah berkontribusi untuk meningkatkan efisiensi produksi.

  1. Adapt

Adapt yaitu suatu pendekatan yang menyatakan kejelian dari sebuah perusahaan untuk mengadaptasi perubahan situasi lingkungan yang terjadi. Pada saat ini perubahan yang cepat berubah karena ada perkembangan teknologi dan globalisasi berpengaruh kepada semua organisasi atau perusahaan, sehingga memerlukan pemahaman mengenai informasi mengenai perubahan itu sendiri dan respon yang cepat untuk menanggapi perubahan tersebut. Perubahan teknologi, akan menjadi pendorong yang berarti dibalik peluang pemasaran. Kemampuan sebuah perusahaan dengan melihat kelemahan dan kekuatan dari dalam sangat membantu proses perencanaan dan aplikasi program strategi yang akan dijalankan.

Perusahaan Canon mengadaptasitasi setiap perubahan dan kemajuan teknologi kemudian disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Sehingga produk-produk yang di hasilkan canon disukai konsumen dan laku dipassaran.

  1. Accountability

Kegiatan perusaan canon dala bidang sosial mecakup pada Kegiatan Lingkungan

Sebuah laporan dari organisasi lingkungan Clean Air Cool Planet puts, Canon menenpati posisi di bagian atas dari daftar 56 perusahaan yang melakukan survei pada iklim yang ramah perusahaan.

Canon juga meluncurkan tiga kalkulator baru di Eropa, yang disebut "Kalkulator Lingkungan", yang dihasilkan, sebagian, dari daur ulang Canon copiers.

Perusahaan canon memiliki Corporate Social Responsibility (CSR) strategi di Eropa, bernama 'Green hanya bayangan biru'. Strategi tempat ini menekankan pada isu-isu yang 'bagian kecil dari yang lebih besar, bluer gambar', dan karena itu hal tersebut penting diberikan ke daerah lain, termasuk etika, sikap, bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana, pendidikan, ilmu pengetahuan dan kesejahteraan sosial.

Canon Grup yang memiliki lingkungan piagam yang melihat 'dengan menawarkan produk yang lebih rendah melalui perbaikan lingkungan beban dalam efisiensi daya, sementara menghilangkan anti-kegiatan sosial yang mengancam kesehatan dan keselamatan manusia dan lingkungan hidup ".

Di tahun 2008 Canon disumbangkan dukungan keuangan untuk membantu perkiraan 5 juta orang pengungsi oleh gempa bumi yang hit dari Cina provinsi Sichuan pada bulan Mei 2008.

1million RMB telah disumbangkan ke Palang Merah Masyarakat di Cina segera setelah gempa bumi. Untuk Canon Jepang, akan segera mengikuti sumbangan sebesar 10 juta RMB

2.2 BECOMING MARKET DRIVEN STRATEGY

Seiring dengan kemajuan zaman dan era globalisasi, sekarang ini masyarakat membutuhkan kepraktisan dalam melakukan sesuatu. Tidak terkecuali dalam bidang penggambaran dan optik. Sekarang ini banyak terdapat berbagai macam produk untuk bidang penggambaran yang menggunakan teknologi yang canggih. Seperti kamera digital, printer, scanner dan mesin fotocopy.

Canon adalah sebuah merek dagang di yang berada di lebih dari 180 negara dan daerah di seluruh dunia. Amerika dikelola oleh Canon AS, Eropa, Rusia, Afrika dan Timur Tengah oleh Canon Eropa, Asia, kecuali Jepang, Cina oleh Canon, dan Canon Oseania oleh Australia. Jepang yang ditangani oleh Canon Marketing Jepang. Canon memperhatian setiap kebutuhan pelanggan, Canon berkomitmen untuk menyediakan solusi dan layanan yang menjamin kepuasan tertinggi.

Untuk segmen kamera digital, Canon merupakan salah satu produsen kamera digital berkualitas tinggi. Canon merupakan pelopor untuk kemera digital dengan menggunakan teknik 35 mm focal-pesawat-rana kamera, yang diproduksi dalam bentuk prototipe. Brand Canon sudah sangat familiar di telinga konsumennya, khusunya di bidang teknik penggambaran dan optik. Canon pertama didirikan pada tahun 1934. akan tetapi merek canon terkenal oleh masyarakat di seluruh dunia sekitar tahun 1946. Canon hadir merubah situasi pasar dengan menciptakan kamera pertama yang harganya relatif murah dari pada harga kamera lain pada waktu itu.

Segmentasi pasar Canon sangat luas. Pada umumnya bersegmentasi pada seluruh segmen yang ada di dalam pasar. Karena produk yang diciptakan oleh Canon ini sangat beragam dan sesuai dengan tingkat kebutuhan konsumen. Untuk kamera digital, Canon menciptakan kamera digital untuk para pemula. Akan tetapi, untuk para fotografer profesional, Canon juga menciptak berbagai jenis produk yang sesuai untuk digunakan dalm bidang fotografi. Canon memilih target untuk seluruh segmen karena Canon ingin merek brand caon bisa dipakai pada seluruh tingkatan segmen.

Segmentasi pasar produk canon yang lain yaitu printer adalah terbagi dalam 2 segmen yaitu untuk printer rumahan dan printer kantor. Canon menciptakn berbagai tipe printer yang cocok dipakai untuk segmen kantor, sekolah, dan di rumah. Biasanya untuk segmen perkantoran dan sekolah, canon menyediakan piliha tipe printer dengan kecepatan tinggi. Sedangkan untuk segmen rumahan, canon menyediakan tipe printer dengan kualitas warna yang bagus dan tinta tahan hingga puluhan tahun.

Segementasi pasar dalam mesin fotocopy canon juga terbagi dalam 2 segmen. Yaitu adalah dari kalangan usaha atau bisnis dan untuk perkantoran. Untuk segemen usaha atau bisnis seperti percetakan dan fotocopy. Canon menyedikan tipe mesin fotocopy yang berkulitas tinggi. Canon menciptak 2 jenis printer, yaitu mesin fotocopy hitam putih dan mesin fotocopy berwarna.

Canon sangat pendai dalam membaca situasi pasar. Dalam penelitian dan pengembangan produknya, Canon terus pursues Litbang yang terkait dengan teknologi dasar yang menopang perusahaan kedepan, kekuatan teknologi yang ada dalam berbagai produk mereka sangat kompetitif untuk bersaing dengan pesaing lainnya dalam pasar.

Canon juga mengembangkan system daur ulang terhadap produk-produknya. Daur ulang ini tergantung pada rute dan koleksi teknologi daur ulang.Canon secara proaktif dalam pengumpulan dan daur ulang berbagai produk-produknya.

Dari segi servis yang diberikan kepada pelanggan, Canon telah berada di posisi yang sangat baik. Canon mengembangkan sistem yang mencakup daerah pusat panggilan di samping dengan bantuan informasi online. Canon selalu berusaha untuk segera memenuhi kebutuhan pelanggan.

Dalam penjualan dan pemasaran produknya, Canon memperluas jaringan pemasaran dan penjualan secara global, perusahaan lokal mendukung kegiatan pemasaran dan penjualan, memberikan solusi bisnis yang khusus dibuat untuk memenuhi kebutuhan pelanggan individu.

Dalam pendistribusian produknya, Canon memastikan waktu pengiriman produk dari manufaktur ke situs pelanggan di seluruh dunia. Canon juga bekerja untuk mengurangi beban lingkungan melalui langkah-langkah sebagai modal shift dan lebih ramah lingkungan kemasan.

Dari segi produksi, Seiring dengan penerapan sistem produksi sel efisien, Canon menggunakan sistem produksi otomatis untuk memenuhi meningkatnya permintaan.

Dalam pengadaannya,Canon mengakuisisi dan mengandalkan komponen-komponen bahan yang memenuhi persyaratan dari perusahaan EQCD (lingkungan, kualitas, biaya pengiriman) konsep, dan menempatkan prioritas utama pada lingkungan, diikuti oleh kualitas, biaya, dan penyampaian yang baik.

Dari segi desain, selain pentingnya fitur dan kinerja, faktor lain seperti kegunaan, desain yang menarik, ramah lingkungan, biaya, dan kemudahan manufaktur yang benar-benar diuji merupakan hal-hal yang sangat diperhatikan oleh Canon dalam menciptakn design. Semua fitur-fitur tersebut dimasukkan ke dalam produk. Sehingga terbentuklah suatu produk yang benar-benar unggul.

Dalam strategi pemasaran kamera digital khusus di Indonesia canon bekerja sama dengan PT Datscrip. sebagai upaya mencapai target pemasaran, Canon memangkas antara 5 persen hingga 10 persen harga kamera digital kelas menengah. Canon juga menawarkan bonus-bonus menarik untuk meningkatkan penjualan.

2.3 CREATING VALUE FOR CUSTOMER

Canon merupakan salah satu perusahaan yang inovatif dan memiliki teknologi tinggi. Dari sekian banyak perusahaan di Jepang canon mampu merespon secara strategis dengan efektif setiap produknya melalui berbagai teknologi sistematis selama proses peramalan, mengidentifikasi segmen produk yang berpotensi tinggi dan mengenalan produk pada semua segmen lebih baik daripada pesaing. Canon telah menggunakan globalisasi, aliansi dan inovasi yang terkoordinasi dengan baik. R & D strategi Canon melibatkan penggabungan dari perspektif pengguna dalam perumusan masalah, oleh sebab itu, canon mampu secara cepat mencari solusi untuk setiap masalah melalui kelompok yang multifungsi, cepat dan berkesinambungan melalui produktifisasi perbaikan proses manufaktur. Strategi bisnis Canon dapat disebut perusahan yang dinamis dan berkompetensi karena memposisikan produknya lebih baik daripada para pesaingnya.

Upaya canon untuk menciptakan nilai yang baik kepada pelanggan dilakukan dengan :

  1. Membaca situasi pasar dengan menciptakan produk sesuai dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan.
  2. Servis kepada pelanggan. Canon menyediakan servis yang memuaskan dengan tempat yang nyaman, sehingga pelanggan merasa di perhatikan dan percaya akan kualitas produk.
  3. Memperluas jaringan pemasaran dan penjualan secara global, perusahaan lokal mendukung kegiatan pemasaran dan penjualan, memberikan solusi bisnis yang khusus dibuat untuk memenuhi kebutuhan pelanggan individu.
  4. Menciptakan desain yang menarik, ramah lingkungan, biaya, dan kemudahan manufaktur yang benar-benar diuji
  5. Memastikan waktu pengiriman produk dari manufaktur ke situs pelanggan di seluruh dunia. Sehingga pelanggan dengan mudah menemukn produk canon.
  6. Menciptakan produk yang hemat energi dan ramah lingkungan.

BAB III

IMPLEMENTASI

MARKETING SITUATION ANALYSIS

3.1 ANALYSIS FIVE FORCES

  1. Persaingan Sesama Perusahaan Dalam Industri

a. Rivalry Determinant

Majunya teknologi dalam bidang kamera digital dan produk-produkdalam bidang teknologi penggambaran menagkibatkan timbulnya persaingan dibidang industri teknik penggambaran. Setiap perusahaan produsen produk-produk gambar seperti kamera digital berlomba-lomba untuk membuat produk yang berkualitas dan berteknologi canggih. Contohnya, untuk kamera digital, perusahaan-perusahaan produsen kamera berlomba-lomba untuk membuat kamera digital, dengan resolusi lensa yang tinggi dan menghasilkan kualitas foto yang bagus. Perkembangannya dari dulu sampai sekarang berlangsung denag pesat. Dimulai dari kamera biasa sampai kepada era kamera digital. Oleh karena itu, setiap canon dan perusahaan- perusahaan lainnya bersaing untuk menciptakan produk baru yang lebih unggul dari segi kualitas dari pesaingnya.

Disamping teknologi, faktor lain yang perlu diperhatikan canon dalam persaingan di industri teknik penggambaran adalah Faktor harga. Harga merupakan faktor penentu kedua persaingan. Harga merupakan hal yang sensitif bagi konsumen dalam keputusan pembelian. Selisih harga yang sedikit saja bisa menyebabkan pelanggan berpindah pada perusahaan pesaing. Maka canon menggunakan faktor kualitas dan harga isebagi indikator untuk memenangkan persaingan.

b. Industry Growth

Industri teknik pengambaran dan lensa optik semakin lama semakin berkembang dengan pesat. Pertumbuhan perusahaan canonpun dari tahun ke tahun mengalami perkmbangan yang sangat cepat. Semenjak pertama didirikan pada tahun 1937 di Tokyo, Jepang, canon hanya menciptakan satu produk saj yaitu kamera. Seiring dengan berkembangnya teknologi dan riset-riset produk yang efektif perusahaan canon tumbuh berkembang dengan sangat cepat. Pada tahun 1955perusahaan canon mulai mengembangkan industrinya ke Amerika. Canon mendirikan kantor cabang baru di amerika serikat. Tidak berapa lama stelah itu, hanya selisih 2 tahun canon kembali mendirikan kantor cabang di Eropa pada tahun 1957. sampai sekarang canon memiliki kantor canang disetiap benua amerika, asia, eropa, dan austarlia.

Permintaan produk canon setiap tahun mengalami kenaikan. Harga saham-saham perusahaan canonpun mengalami kenaikan. Banyak investor yang mulai menanamkan modalnya pada perusahaan canon. Hal ini lah yang menybabkan berkembang pesatnya perusahaan canon hingga saat ini.

c. Fixed (or storge) cost/value added

Nilai tambah dari perusahaan canon adalah perusahan canon menggunakan riset yang menggunakan ketelitian agar produk yang dihasilkan oleh canon aman di gunakan dan tidak cepat rusak. Nilai tambah lain yang dimiliki oleh canon adalh kemudahan dalam menemukan dan membeli produk karna produk-produk canon tersebar hampir diseluruh dunia dan hamper di setiap Negara-negar maju atau Negara-negar yang sendang berkembang seperti Indonesia. Khusus di Indonesia, yangf menjadi nilai tambah dari produk canon adalah desain yang menarik dan modern.

d. Intermittent overcapacity

Dalam mengatasi overcapacity, perusahaan canon selalu mengontrol setiap distribusi produk. Canon memproduksi produk berdasarkan permintaan pasar. Biasanya di setiap perusahaan menggukan agregat planning dalam setiap keputusan memproduksi barang. Biasanya digunakan ramalan permintaan dari bulan-bulan sebelumnya. Soal perencanaan kapasitas ini biasanya dilakukan oleh bagian operasional.

e. Product differences

Perbedaan produk canon jika dibandingkan dengan produk-produk pesaing dibedakan berdasarkan :

· Teknologi yang digunakan

· Riset dan penelitian yang efektif

· Desain produk

· Harga yang relative sesuai dengan tingkat kebutuhan.

· Pendistrian produk yang efektif. Sehingga pelanggan mudah menemukan produk-produk canon di pasaran.

f. Brand identity

Identitas merek canon merupakan sebuah merek dagang yang berpengalaman, berkualitas, berteknologi canggih. Kesan kualitas pertama yang ditimbulkan pelnggan ketika mendengar produk canon adalah sebuah merek yang sudah tidak diragukan lagi kualitasnya, karna perusahaan canon sudah lama berdiri dan produk-produk canon banyak digunakan oleh konsumen-konsumen lain. Kebanyakan tingkat kesadaran konsumen terhadap produk canon adalah sudah tinggi.

g. Switching cost

Switching cost merupakan harga pengganti ketika pelanggan mengganti suatu produk yang sama dengan merek lain. Switching cost yang diperoleh dari pelanggan ketika mengganti produk canon dengan merek lain selisihnya sangat tinggi. Mungkin banyak sekarang produk dengan fitur dan desain yang sama, akan tetapi dengan harga yang jauh berbeda di jual di pasaran. Akan tetapi kualitas tetap tidak bisa dibohongi. Dalam menetapkan harga, canon tidak pernah membohongi pelanggan. Canon selalu memberikan harga sesuai dengan kualitas yang ada dalam produk tersebut.

h. Concentration and balance

Konsentarsi dan keseimbangan merupakan factor penting dalam persaingan anatr sesame perusahaan dengan industri yang sama. Perusahaan canon selalu menjaga konsentrasi dan keseimbangan dalam menciptakan suatu produk. Dari dulu sampai sekrang perusahaan canon tetap berkonsentrasi pada produksi produk di bidang teknik penggambaran dan lensa optic untu produk bisnis dan aktifitas kantor. Walaupun perkembangan canon dimulai denag menciptakan kamera, dilanjtkan dengan printer dan scanner, kemudia mesin fotopy, LCD proyektor, dan banyak lagi yang lainnya. Semua produk-produk ini tetap berada dalam konsentarsi produksi yang sama yaitu di bidang teknik penggambara dan lensa optic.

i. Diversity of competitors

Canon mempunyai competitor yang beragam dalam setiap produknya. Umumnya pesaing utama canon terdapat dalam 3 produk yaitu:

· kamera digital : Perusahaan pesaing canon adalah Nikon, Konica Minolta, Leica, Pentax, Olympus, Sony, Kodak, Hewlett-Packard dan Xerox.

· Printer & scanner : Epson, HP, Lexmark, brother, dll

· Mesin fotocopy : Xerox, Toshiba, Sharp, Konica, Lanier, Minolta, Mita, Nashua, Panasonic, Pitney Bowes, Selex, Xerox Vivace, dll

j. Exit barriers

Hambatan yang sering ditemui oleh canon adalah dalam bidang produksi. Kadang-kadang pendistribusian produk sering terganggu dalam perizinan, transportasi, dll. Tapi perusahaan canon selalu berusaha untu mengatasi hambatan-hambatan ini dengan menggunakan distributor yang handal. Sehingga pendistribusian barang canon menjadi lancer dan penjualan canon bisa meningkat.

Hambatan lain yang mengancam perusahaan canon adalah terjadinya krisi keuangan global seperti yang terjadi pada Amerika yang bedampak pada semua Negara. Untuk mengatasi hambatan ini, canon berusaha selalu mengontrol harga pada pasar kemudian disesuaikan dengan pelanggan.

  1. Ancaman Masuk pendatang Baru’

a. Economic of scale

Skala ekonomi sangat bepegaruh bagi setiap perusahaan. Perusahaan canon merupakan perusahaan yang memilki skala ekonomi yang global. Perusahaan canon tersebar di Amerika, Eropa, Timur Tengah, Afrika, Jepang, Asia dan Ocenia. Canon di Eropa yang menjadi Canon Europa NV (berbasis di Belanda) dan Canon Eropa Ltd (berbasis di London). Canon membentuk pusat Eropa untuk perusahaan Canon. Pendapatan rata perusahaan canon ini sekitar 309.148 juta yen. Ini merupakan keuntungan yang sangat besar. Berdasarkan hal ini sangat sulit bagi perusahaan baru untuk masuk dan bersaing melawan perusahaan canon yang merupakan perusahaan berskala ekonomi yang besar dan internasional.

b. Proprietary product differences

Produk yang diproduksi oleh canon merupakan produk-produk yang ekslusif sehingga,. Ancaman datangnya pendatang baru dengan produk yang ekslusif mungkin akan sangat berpengaruh bagi perusahaan canon. Untuk itu, canon selalu berusaha mempertahankan keekslusifan produknya supaya tidk disaingin denga produk baru.

c. Brand identity

Identitas merek merupakan factor yang sangat kuat untuk mengatasi ancaman datangnya pesing baru dengan produk yang sama. Dengan mempertahankan kesan kualitas merek canon, canon bisa mengatasi ancaman datangnya pedatang baru di industri teknik gambar dan lensa optik.

d. Switching cost

Harga pengganti merupakan salah satu factor yang digunakan pendatang baru untuk merebut pangsa pasar yang ada. Untuk itu perusahaan canon harus hati-hati dalam menetapkan harga. Jangan sampai harga yang ditetapkan oleh canon malah menjadikan permintaan atas produk-produknya mengalami penurunan. Canon tetap waspada dengan masuknya pendatang baru yang menawarkan produk dengan harga yang murah.

e. Capital requirements

Untuk mengembangkan dan memperluas usaha, perusahaan membutuhkan modal yang besar. Anacaman canon dalam hala ini adalah datangnya pendatang baru dengan modal yang besar dan mempromosikan produknya secara missal sehingga pelanggan tertarik dan beralih kepada produk baru tersebut. Untuk mengatasi hal ini canon harus benar-benar menanamkan nilai yang lebih baik dari pada pendatang baru tesebut. Canon harus mampu menimbulkan kesan kualitas merek dan citra perusahaan yang baik. Sehingga, apabila dating pendatang baru yang menawarkan produk yang sama, canon bisa lebih unggul karna canon merupakan perusahaan yang berpengalaman dan unggul.

f. Access to distribution

Canon harus mampu meningkatkan distribusi sehingga produk dapat dijual kepada konsumen. Datang pendatang baru dengan akses distribusi yang luar merupakan ancaman bagi perusahaan canon. Untuk mengatasi hal ini, canon harus menningkatkan distribusi yang optimal dan lebih baik dari pada pesaing pendatang baru tersebut.

g. Absolute cost advantage

Tiap tahunnya canon selalu menargetkan keuntungan yang lebih tinggi daripada tahun sebelumnya. Jika dating perusahaan pendatang baru, maka ini akan mengancam keuntungan canon menjadi menurun. Untuk mengatasi hal ini, canon harus memproduksi produk dengan optimal, memanfaat tenaga kerja secqra efisien, sehingga biaya produksi menjadi minimal. Dengan biaya produksi yang minimal ini, canon bisa meningkatkan keuntungan dari penjualan produk.

h. Proprietary learning curve

Penjualan setiap tahun digambarkan dalam kurva penjualan. Berdasarkan kurva ini maka bisa ditentukan tingkat penjualan produk canon pada setiap tahunnya. Kurva ini juga berfungsi sebagai factor penentu keputusan produksi produk pada masa yang akan datang. Didalam kurva ini dapat dilihat pakah target perusahaan sudah tercapai atau belum.

i. Access to necessary inputs

Akses yang digunakan sebagai input masukan perlu diperhatikan. Untuk mengatasi persaingan dengan pendatang baru, canon perlu memperhatikan akses masuk input. Apakah bahan baku yang digunakan sudah baik dan sesuai dengan standar produksi, hal itu perlu diperhatikan. Ancaman pendatang baru dengan akses input seperti bahan baku yang lebih unggul tentu sangat berpengaruh bagi canon. Untuk itu canon selalu memperhatikan dan meneliti akses input dengan penelitian.

j. Proprietary low-cost product design

Desain produk merupakan factor yang sangat diperhatikan oleh konsumen sebelum membeli sebuah produk. Oleh karena itu, canon berkomitmen untuk tidak hanya menciptakan produk yang berkualitas dan berteknologi canggih, akan tetapi canon selalu memfokuskan kepada desain produk yang modern dan eleganan, apalagi ancaman terhadap produk baru yang mempunyai desain yang lebih menarik tentu akan menimbulkan dampak yang negative pada penjualan produk canon.

k. Expected retaliation

Kontibusi yang diharapkan oleh canon terhadap penjualan produknya tenteu adalah mendapatkan penjualan yang mencapai target serta mendapat keuntungan yang besar. Kerja keras perusahaan canon dari awal berdiri samapai pada saat ini akhirnya mendapat hasil yang memuaskan. Canon menjadi terkenal diseluruh mancanegara dan ekspektasi pealanggan terhadap produk canon sangat baik.

  1. Ancaman Dari Produk Pengganti

a. Determinants of new product

Salah satu ancaman bagi produk canon adalah datangnya produk baru yang diciptaka oleh perusahaan pesaing yang menyebabkan produk yang dihasilkan oleh canon menjadi tidak diminati oleh konsumen. Dan pada akhirnya konsumen beralih pada produk baru tersebut. Untuk mengatasi hal ini, perusahaan canon selalu memantau setiap produk yang dihasilkan oleh pesaing. Jika terdapat produk baru yang diproduksi pesaing memilki teknologi yang lebih baru, maka canon dengan cepat menciptakan lagi produk yang lebih unggul.

b. Substitution threats

Munculnya produk pengganti merupakan ancaman terbesar bagi setiap perusahaan. Bagi canon, subtitusi produk berbeda pada setiap produknya. Sepertikamera digital, sustitusi kamera digital mungkin adalah camcorder yang bisa memfoto sekaligus merkam video. Hala ini tentu akan berdamapak yang sanagt merugikan bagi penjulan produk. Untuk itu, perusahaan canon membuat differensiasi produk sehingga produk-produk canon sulit untuk menemukan subtitusinya. Berdasarkan hal tersebut, diharapkan perusahaan canon bisa tetap bertahan di tengah persaingan industri yang sangat pesat.

c. Relative price performance of ability of substitutes

Ancaman perusahaan tidak hanya sekerdar adanya subtitusi produk saja, akan tetapi ancaman seperti harga relatif yang ditawarkan oleh pesaing merupakan factor yang perlu diperhatikan. Canon mengatasi harga relative yang ditawarkan oleh pesaing dengan pemberian diskon dan bonus bagi setiap pembelian produk, untuk itu, ini merupakan factor penghalang harga relative yang di tawarkan oleh pesaing dengan diskon yang diberikan perusahaan.

d. Switching cost

Harga pengganti merupakan salah satu factor yang digunakan pendatang baru untuk merebut pangsa pasar yang ada. Untuk itu perusahaan canon harus hati-hati dalam menetrapkan harga. Jangan samapi harga yang ditetapkan oleh canon malah menjadikan permintaan atas produk-produknya mengalami penurunan. Canon tetap waspada dengan masuknya pendatang baru yang menawarkan produk dengan harga yang murah.

e. Buyer propensity to substitutes

Pembeli cendrung membeli suatu produk dengan menijau kualitas terlebih dahulu, aka tetapi, factor harga merupakan factor yang menjadi pertimbangan penting bagi pembeli untuk menbeli suatu produk. Dengan datangnya ancaman dari pesaing yang menawarkan subtitusi yang lebih baik ke pada pembeli ini tentunya akan mengakibatkan permintaan produk canon menjadi turun. Untuk mengatasi hal ini, pembeli perlu disadarkan lagi bahwa kualitas merupakan hal utama. Untuk apa kita membeli produk murah akan tetapi cume bertahan sebentar? Strategi yang digunakan canon untuk mengatasi hala ini adalah dengan melakukan promosi produk canon, dan mengingatkan lagi bahwa kualitas yang ditawarkan canon lebig menjamin dari pada prouk subtitusi yang ditawarkan oleh pesaing. Selain itu canon perlu memberikan garansi dan pelayanan yang memuaskan pelanggan sehingga pelanggan tidak terpengaruh lagi terhadap produk pesaing.

  1. Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli

a. Bargaining leverage

Dalam tawar-menawar suatu produk biasa pihak penjual melakukan perundingan dulu dengan pemilik toko atau distributor yang kemudian ditetapkanlah harga suatu produk. Dalam tawar menawar ini biasanya pelanggan sangat jeli dan menawar dengan harga yang yang rendah. Akan tetapi dalam pasar, biasanya ada kesepakatan harga terhadap suatu produk antara pedagang. Pedangang tidak boleh menjual harga di bawah maupun di atas harga yang sudah ditetapkan. Canon mempunyi kesepaktan harga denga pihak distributor. Distributor hanya boleh menjul produk canon sesuai dengan harga kesepakatan.

b. Buyer concentration

Konsentarsi pembeli mencakup kepada factor-faktor kualitas dana harga. Pembeli dari golongan menegah ke atas biasanya lebih cendrung membeli produk berdasarkan brand dan kualitas produk tersebut, akan tetapi pembeli dari kelas social menengah ke bawah pada umunya membeli produk berdasarkan harganya. Untuk produk yang dihasilkan canon. Canon sudah menimbangkan factor-faktor tadi. Canon menciptakan produk dengan tipe-tipe yang beragam dan dengan harga yang sesuai dengan pembeli.

c. Vs. firm concentration

Konsentarsi perusahaan terbagi dalam berbagai factor, yaitu berkonsentarsi terhadap produk dan menciptakan produk yang berkualitas. Ada perusahaan yang berkonsentrasi kepada produkdi dengan memproduksi produk secra missal dan dijual dengan harga yang murah. Perusahaan canon termasuk ke dalam perusahaan yang berkonsentarsi pada semuanya, selain berkonsentrasi terhadap produk, canon jga berkonsentrasi kepada pemasaran, distribusi, dan promosi.

d. Buyers volume

Kapasitas pembeli perlu diperhatikan, dari semua produk yang diciptakan canon mempunyai pelanggan yang berbeda jumlahnya. Jangan sampai memproduksi produk tidak sesuai dengan jumlah pembeli, sehingga menimbulkan pembeli berpindah kepada pesaing. Untuk itu jumlah pembeli harus perlu untuk diperhatikan. Perusahaan canon selalu memantau jumlah pembeli yang datang dan melayani mereka dengan baik. Jumlah pembeli ini harus dihitung dan diperkirakan setiap bulan. Jumlah pembeli akan menjadi pertimbangan dalam memilih strategi pemasaran yang efektif untuk meningkatkan penjualan produk.

e. Buyers switching costs

Pembeli beralih kepada produk dengan harga yang murah merupakan ancaman bagi perusahaan canon. Untuk itu canon perlu memberikan layanan yng menuaskan dan sekali-sekali memberikan diskon kepada pelanggan. Hal ini di lakukan supaya menjaga pelanggan agar tidak pindah ke produk pesaing.

f. Relative to form

Membentuk suatu harga yang relative perlu dilakukan oleh canon agar perusahaan dapat bersaing dengan pesaing. Keadaan ekonomi yang tidak stabil mengakibatkan perusahaan canon perlu menimbangkan dan membuat sebuah harga relatif. Harga yang relatif ini berguna untuk mengatasi permintaan yang kadang mengalami kenaikan dan mengalami penurunan. Jika harga yang diberlakukan relatif terhadang situasi dan kondisi pemasaran, maka strategi pemasaran yang efektif bisa dilakukan.

g. Switching costs

Harga pengganti pada tawar menawar merupakan factor ancaman bagi perusahaan. Canon bisa saja kehilangan pelanggan karna dalam proses tawar menawar kita tidak menurun harga, sehingga pelanggan pindah dan beralih kepada pesaing karna pesaing menurunkan harga penawaran. Ini menyebabkan pembeli tertarik dan pergi meninggalkan produk kita. Perusahaan canon sebisa mungkin untuk mencegah swicthing cost ini serendah-rendah mungkin. Hal ini dilakukan untuk mempertahankan penjualan. Pelanggan perlu di beri informasi yang meyakinkan sehingga pelanggan tetap setia menggunakan produk canon dan tidak beralih pada produk lain.

h. Buyers information to

Dalam proses tawar-menawar perusahaan perlu memberikan informasi terhadap suatu produk dan menghindari kesalan membeli kepada konsumen. Jika suatu perusaan memberikan informasi terlebih dahulu maka pelanggan tertarik untuk membeli produk tersebut. Dalam penjualan produk canon, canon selalu menberi tahu informasi produk tersebut kepada pelanggan.

i. Backward integrate

Dalam strategi tawar-menawar suatu produk, canon selalu berdaskan pada pengalaman belakang. Karna berdasarkan pengalaman yang sudah-sudah bisa di pelajari sehingga sesuatu hal baik dan bagus untuk diterapkan slalu dilaksanakan oleh perusaan canon, dan sesuatu yang tidak baik, untuk kedepan bisa diperbaiki lagi sehingga canon dapat terus berkembang dan sukses.

j. Substitutes products

Produk pengganti dalam kegitan tawar-menawar perlu diperhatikan oleh perusahaan. Perusahaan canon bisa mempengaruhi dan membujuk pelnaggan untuk membeli produk canon dengan menjelaskan keunggulan produk canon dibandingkan dengan produk pesaing. Dengan itu pelanggan tidak akan terpengaruh dengan adanya produk pengganti.

k. Pull through

Perusahaan canon untuk mempertahankan pelanggan harus melakukan usaha-usaha dan pembaharuan. Seperti kantor untuk servis pelanggan harus dikondisikan dengan senyam,an mungkin. Karyawan di bagian pelayanan juga harus merupakan karyawan yang kompeten, ramah, dan murah senyum sehingga pelanggan menjadi terkesan dan puas dengan layanan yang diberikan perusahaan.

l. Price sensitivity

Harga merupakan hal yang sangat sensitive dan bisa mempengaruhi penjualan. Perusahaan canon melaui segi harga bisa meningkatkan permintaan terhadap produk canon. Dengan menurunkan harga atau memberikan diskon akan meningkatkan penjualan terhadap suatu produk.

m. Price/total purchases

Harga dan total pembelian dalam tawar menawar merupakan factor penentu dalam kegiatan tawar menawar pembeli. Berdasarkan pada harga dan total p[embelian, perusahaan bisa menganalisis apakah strategi yang digunakan sudah efien dan meningkatkan permintaaan atau belum. Semua total pembelian atas produk canojn di kumpulkan sebagai laporan dan menjadi dasar pengambilan keputusan bagi perusahaan canon bagi masa yang akan datnag.

n. Product purchases

Kekuatan tawar menawar pembeli produk canon berdasarkan pada tingkat pembelian produk. Jika pelanggan membeli dalam jumlah banyak maka perusahaan canon akan memberikan diskon dan potongan harga khusu. Hal ini bertujuan agar pelanggan datang lagi dan setia terhadap produk canon.

o. Brand identity

Identitas suatu merek merupakan factor kuat dalam kekuatan tawar menawar pembeli. Jika merek suatu produk suda tekenal seperti canon maka pelanggan cendrung untuk tidak agresif dalam menawar harga produk tersebut. Karna pelanggan tau bahwa harga untu merek yang sudah terkenal biasanya lebih mahal dan kualitas yang ditawarkan pada produknya pasti terjamin. Contoh printer cannon, pada umumnya pembelian produk-produk canon jarang yang melakukan penawaran harga, karena kesan kulitas pada merek canon tidak perlu diragukan lagi.

p. Impact of quality

Dampak kualitas yang ditimbulkan dari produk canon adalah produk dengan kualitas yang unggul dan teknologi yang canggih. Inilah yang membedakan produk canon dari produk-poduk perusahaan pesaing. Canon merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam industri amabar dan optic. Waktu pertama didirikan, perusahaan canon pertama kali membuat sebuah kamera digital. Produk yang dihasilkan

Perusahaan canon memilki banyak kekuatan. Tidak hanya di segi produk saja, akan tetapi, dari segi pemasarannya pun canon memiliki strategi pemasaran yang baik.

q. Performance

Kinerja semua produk-produk canon sangat bagus dan berkualitas. Pelanggan puas akan layanan yang diberikan oleh canon dan pelanggan akan kembali membeli lagi produk baru dengan merek canon.

r. Buyer profits

Keuntungan yang didapat oleh pembeli yang membeli produk canon adalah :

· produk canon yang berkualitas

· desain produk menarik

· pelayanan yang memuaskan

· garansi untuk setiap jenis produk

s. Decision makers

Pembuat keputusan untuk produk canon bisa dengan memperhatikan penjualan pada pada tahun terakhir atau bulan-bulan terakhir. Pembuat keputusan untuk memproduksi produk canon bisa meramalkan permintaan dengan metode forecasting dan bisa merencanakan kapasitas dengan metode agregat planning.

  1. Kekuatan Tawar – Menawar Pemasok

a. Differentiation on input

Differentasi pada input atau masukan menenimbulkan tidak seimbangnya jumlah input dan output. Jika input berkurang maka akan menimbulkan ouput yang dihasilkan rendah. Oleh karna itu pemasok sangat penting dalam menetukan produksi. Setiap perusahaan termasuk canon perlu menjaga hubungan baik dengan para supplier. Jika hubungan dengan supplier tidak dijaga dengan baik, maka perusahaan akan susah memperoleh bahan baku untuk industri karna sulit untuk menemukan pengganti supplier yang produknya sesuai dengan kenutuhan perusahaan.

b. Switching cost of suppliers and firms in the industry

Switching cost adalah biaya atau pengorbanan yang harus ditanggung oleh kustomer apabila kustomer memutuskan untuk berpindah ke supplier lain. Beberapa produk tidak akan menimbulkan switching cost bila kustomer memutusan untuk berpaling ke produk lain. Switching cost yang ditanggung oleh perusahaan jika mengganti pemasok dengan pemasok lain relative tinggi. Jika perusahaan pemasok baru tersebut memberika harga yang lebih rendah dari pemasok lama, maka perusahaan terlebih dahulu harus menentukan biya transportasinya. Percuma saja harga lebih rendah, akantetapi biaya transportasi yang dibutuhkan mahal ini sama saj. Lebih efisien jika perusahaan menggunakan pemasok yang lama dengan jarak dan biaya transportasi yang rendah, akan dapat mengefisienkan waktu produksi.

Untuk pemasok perusahaan canon, selalu setia menggunakan pemasok yang sudah berpengalaman selama bertahun-tahun.

c. Presence of substitute inputs

Adanya inputs baru dalam proses produksi merupakan hal yang bisa menguntungkan perusahaan. Dengan adanya input baru yang lebih baik maka akan mengahasilkan produk yang berkualitas baik pula. Akan tetapi faktor harga juga menjadi pertimbangan. Jika harga input baru lebih mahal sementara kontribusinya sama dengan input yang lama, maka sebaiknya perusahaan tetap menggunakan input yang lama akan akan menghemat biaya produksi..

Bagi perusahaan adanya input baru yang lebih baik akan menghasilkan produk yang lebih berkualitas. Untuk itu, perusahaan canon selau berupaya menemukan input-input yang berkualitas.

d. Supplier concentration

Konsentrasi pemasok berfokus pada pemasok yang menghasilkan input yang berkualitas dan sesuai dengan yang dibutuhkan perusahaan. Perusahaan canon memilih pemasok yang menghasilkan input atau bahan baku yang sesuain dengan criteria perusahaan canon. Pemasok tersebut harus benar-benar menjaga kualitas bahan baku yang dibutuhkan oleh perusahaan canon.

e. Importance of volume to supplier

Pentingnya volume kepada pemasok merupakan hala harus diperhatikan perusahaan. Perusahaan harus memenuhi kewajiban-kewajiban sesuai dengan kesepakatan yang ditetapkan di awal sebelum memutuskan untuk bekerja sama.

f. Cost of volume to supplier

Biaya volume kepada pemasok harus dibayar tepat waktu. Hal ini bertujuan untuk menjaga kepercayaan antara perusahaan dan pemasok. Jika salah satu ada yang mlenggar atau tidak membayar, salah satu pihak bisa di tuntut karna tidak memeneuhi kewajiban. Biasanya harga ditetapkan pada awal kesepakatan kerjasama.

g. Cost relative to purchase on the industry

Biaya relatif terhadap pembelian di dalam industri merupakan biaya yang perlu diperhatikan oleh perusahaan. Dengan adanya biaya relatif ini maka bisa ditentukan berapa total pembelian input dan nanti aka di jumlahkan dalam perhitungan biaya produksi.

h. Impact of inputs on cost or differentiation

Dampak biaya pemasukan dan perbedaannya adalah dalam menentukan total cost produksi. Jika ada perbedaan antara biaya pemasukan dan pengeluaran, selisihnya merupakan laba. Perusahaan harus menghitung biaya input yang dicatat perusahaan dengan biaya input yang dicatat oleh pemasok. Jangan samapai terjadi perbedaan. Setiap barang yang masuk dan keluar dalam perusahaan harus dihitung teliti untuk menghindari kerugian

i. Threat of toward integration relative to threat of backward integration by firms in the industry

Ancaman integrasi relatif terhadap ancaman integrasi ke belakang oleh perusahaan dalam industri harus diperhatikan. Janga smapi perusahaan menjadi rugi. Segala bentuk ancaman yang mengancam perusahaan harus dicarikan solusinya.

Untuk menjadi perusahaan yang besar seperti canon harus berani dalam menghadapi ancaman dan memanfaatkan peluang yang ada untuk meningkatkan penjualan.

  1. Hasil Rekapitulasi Five Forces

Berdasarkann alisa five forces diatas bisa disimpulkan bahwa canon secara tangguh dapat mengatasi semua ancaman yang datang. Baik itu dari datangnya produk pengganti atau masuknya perusahaan baru dalam industri yang sama. Perusahaan canon juga mampu bersaing dengan perusahaan dengan industri yang sama. Canon mengatasi ancaman yang datang dengan tetap mempertahankan kualitas produk. Canon selallu bertujuan untuk menjadi perusahaab yang unggul dengan produk yang berkualitas, bertoknologi dan berdesain modern.

Tawar menawar pembeli dan tawar menawar pemasok merupakan strategi yang digunakan canon untuk bersaing. Canon selalu berusaha memberikan pelayanan yang memuaskan bagi pelanggannya. Canon juga berupaya untuk mempertahan pelanggan dengan melakukan tawar-menawar harga yang bisa mempengaruhi pembelian.

Untuk kualitas bahan baku, canon selalu menggunkan supllier yang mengahasilkan bahan baku yang berkualitas. Pemasok yang dipilih untuk bekerja sama dengan canon merupakan pemasok yan sudah di percaya dan berpengalaman. Canon selalu meneliti setiap komponen bahan baku yang digunakan dengan riset-riset yang berkala. Untuk itu, bisa dipastikan hasil kualitas produk-produk canon benar-benar unggul sehingga mampu bersaing dengan kompetitor.

3.2 ANALYSIS TOWS

3.2.1 Analisis EFAS (Eksternal Factor Analysis) dan IFAS (Internal Factor Analysis)

A. Strengths ( Kekuatan)

· Produk yang dihasilkan berteknologi canggih dan berkualitas tinggi. Canon merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam industri amabar dan optic. Waktu pertama didirikan, perusahaan canon pertama kali membuat sebuah kamera digital. Produk yang dihasilkan

Perusahaan canon memilki banyak kekuatan. Tidak hanya di segi produk saja, akan tetapi, dari segi pemasarannya pun canon memiliki strategi pemasaran yang baik.

· Dari segi segmesntasi pasar, Canon memiliki segmen pasar yang luas dan bergaram. Tidak hanya di kalangan midle up saja, akan tetapi juga kalangan menengah kebawah. Dari segi produk kamera digital, segmen Canon tidak mengkhususkan diri menjadi kamera untuk para fotografer profesional saja, akan tetapi canon juga pilihan untuk kalangan amatir atau kalangan awam. Khususnya untuk kamera saku, pembeli canon kebanyakan dari kalangan fotgrafer amatir. Dari segi printer, segmen canon tidak mengkhususkan untuk kantor-kantor, sekolah atau pemerintah saja. Akan tetapi canon juga di peruntukkan sebgai printer rumahan, yang bisa di pakai oleh seluruh lapisan masyarakat.

· Dari segi produk, canon menawarkan banyak pilihan produk. Semua produk canon dirangcang sesuai dengan kebutuhan masayarakat. Produk canon dirancang dengan dengan menggunakan riset dan teknologi yang canggih.

· Brand yang kuat. Canon memiliki citra brand yang kuat. Brand Canon sudah begitu melekat di telinga konsumennya. Dan tingkat kesadaran akan merek Canon tinggi.

· Design produk Canon menarik

· Canon unggul dari segi pengalaman. Sejak didirikan pada tahun 1934, canon sudah berhasil meraih simpati seluruh masyarakat di Jepang pada waktu itu. Sekarang pun canon masih termasuk perusahaan unggulan di bidangnya. Buktinya saja, Pada tahun 2007 yang lalu, Canon meraih penjualan sebesar 60 % atas penjualan kamera digital di dunia.

· Canon merupakan perusahaan yang ramah lingkungan

· Dari segi servis, Canon memilki kantor-kantor cabang yang tersebar di seluruh dunia. Berawal dari Jepang , Canon pun mendirikan perusahaan di Amerika Serikat,Eropa, dan di negara-negara di Asia.

B. Weakness (Kelemahan)

Meski perusahaan canon merupakan perusahaan yang unggul di bidangnya. Masih terdapat beberapa kelemahan dari perusahaan ini.

· Dari segi harga, Canon memberikan harga yang relatif lebih mahal di bandingkan pesaingnya. Banyak yang menilai, bahwa untuk kamera digital, harga kamera digital canon relatif lebih mahal jika dibandingkan pesaingnnya seperti nikon, olympus, sony dll. Hal ini sesuai dengan jaminan yang di tawarkan oleh canon. Yaitu produk yang profesional dan berteknologi canggih.

· Dari segi pemasaran, perusahaan canon jarang untuk memberikan diskont terhadap pembelian produknya. Hal ini didasari karena canon merupakan perusahaan yang mementingkan kualitas. Tujuan dari perusahaan ini adalah memberikan produk yang unggul kepada masyarakat, bukan menawarkan harga yang murah dengan kualitas yang rendah.

· Dari segi iklan, perusahaan Canon masih kurang dalam mengiklankan produknya.

C. Opportunities (Peluang)

Sebagai perusahaan yang berfokus pada produk gambar dan optik, perusahaan Canon banyak memiliki kesempatan untuk berkembang dan memperluas pemasarannya.

peluang canon sebagai perusahaan yang bergerak di bidang gambar dan optik adalah:

· Masih kurangnya perusahaan yang berkonsentrasi dalam bidang produk gambar dan optik. Canon merupakan satu-satunya perusahaan yang berkonsentrasi dalam bidang produk gambar dan optik. Jika perusahaan lain hanya menciptakan berkonsentarsi menciptakan kamera digital saja ( contohnya nikon, olympus, sony,dll) atau hanya menciptakan printer saja (contohnya Epson,HP, dll), Perusahaan canon tidak hanya menciptakan kamera digital saja, akan tetapi juga membuat printer, scanner, dan mesin foto copy.Semua produk yang diciptakannya merupakan produk unggulan di pasar.

· Produk yang diciptakan oleh canon banyak variasi sesuai dengan tingkat kebutuhan konsumennya dan designnya produknya susah untuk di tiru. Design produk yang diciptakan Canon sangat bergam dan menarik.

· Pemasaran produk canon tersebar di seluruh dunia.

· Semakin luasnya pemasaran produk Canon, maka semakin banyak kemudahan Investasi yang didapatkan

D. Threats (Ancaman)

Sebagai perusahaan besar, canon juga di hadapkan oleh ancaman yang bisa datang kapan saja dan melanda perusahaan-perusahaan besar. Jika suatu perusahaan tidak bisa mengatasi ancaman ini, maka bisa di pastikan peruasaan tersebut akan hancur. Ancaman yang dihadapi oleh perusahaan canon adalah :

· Persaingan dengan perusahaan lain yang bergerak dalam bidang yang sama, seperti Nikon, Konica Minolta, Leica, Pentax, Olympus, Sony, Epson, Kodak, Hewlett-Packard, Xerox, dll

· Kondisi ekonomi yang tidak kondusif bisa menjadi salah satu ancaman bagi perusahaan canon. Jika harga-harga bahan baku mahal maka harga jual akan naik dan akan mengakibatkan konsumen akan lari dan beralih ke perusahaan pesaing.

· Terjadinya krisis ekonomi global yan berpengaruh bagi industeri di bidang gambar dan optik akan mempengaruhi tingkat penjualan. Permintaan akan produk akan berkurang sehingga keuntungan yang didapatkan otimatis juga berkurang.

· Munculnya pesaing dengan ide dan industri yang sama. Apalagi jika perusahaan ini menawarkan produk yang lebih unggul dengan harga yang lebih murah. Tentu saja konsumen akan pergi meninggalkan canon.

3.2.2 MATRIKS TOWS (TABLE TOWS KUANTITATIF)

CANON

STRENGHT (S)

WEAKNESS (W)

INTERNAL

FACTORS

EKSTERNAL

FACTORS

1. Produk yang dihasilkan berteknologi canggih dan berkualitas tinggi.

2. Canon memiliki segmen pasar yang luas dan bergaram.

3. Canon menawarkan banyak pilihan produk.

4. Brand yang kuat

5. Design produk Canon menarik

6. Canon unggul dari segi pengalaman.

7. Canon merupakan perusahaan yang ramah lingkungan

8. Dari segi servis, Canon memilki kantor-kantor cabang yang tersebar di seluruh dunia.

1. Canon memberikan harga yang relatif lebih mahal di bandingkan pesaingnya

2. Perusahaan canon jarang untuk memberikan diskont terhadap pembelian produknya.

3. Perusahaan Canon masih kurang dalam mengiklankan produknya.

OPPORTUNITY (O)

STRATEGI (SO)

STRATEGI (WO)

1. Masih kurang perusahaan yang berkonsentrasi dalam bidang produk gambar dan optik. diciptakan oleh canon banyak variasi sesuai dengan tingkat kebutuhan konsumennya dan designnya produknya susah untuk di tiru.

2. Pemasaran produk canon tersebar di seluruh dunia.

3. Semakin luasnya pemasaran produk Canon, maka semakin banyak kemudahan Investasi yang didapatkan

1. Tetap mempertahankan kualitas, merancang design produk yang lebih menarik, banyak pilihan produk, dan lebih memperluas pemasaran (S1,S5,S3,O2)

2. Dengan segmen pasar yang luas, brand yang kuat serta pengalaman di bidangnya akan menambah tingkat investasi dan keuntungan (S2,S4,S6,O3)

3. Canon tetap berkonsentrasi di bidang industri produk gambar dan optik, tetap menjadi perusahaan yang ramah lingkungan dan meningkatkan servis pelanggan (S7, S8, O3)

1. Mengurangi harga jual untuk lebih meningkatkan pemasaran produk. Dengan memnfaatkan investor (W1, O2, O3)

2. meningkatkan pemberian diskont untuk meningkat tingkat penjualan dan memperluas lagi pemasaran produk. (W2, O2)

3. meningkatkan iklan di tv dan media massa untuk meningkatkan penjualan (W3, O2)

THREAT (T)

STRATEGI (ST)

STRATEGI (WT)

1. Persaingan dengan pesaing.seperti Nikon, Konica Minolta, Leica, Pentax, Olympus, Sony, Epson, Kodak, Hewlett-Packard, Xerox, dll

2. Kondisi ekonomi yang tidak kondusif. Jika harga-harga bahan baku mahal maka harga jual akan naik

3. Terjadinya krisis ekonomi global yan berpengaruh bagi industeri di bidang gambar dan optik

4. Munculnya pesaing dengan ide dan industri yang sama.

1. Lebih meningkatkan kualitas dan teknologi produk, banyak pilihan produk, dan design poduk untuk memenangkan persaingan dengan pesaing.(S1, S3, S5,T1)

2. Dengan brand yang kuat dan tetap pengalaman untuk mengatasi kondisi ekonomi yang tidak kondusif dan terjadinya krisis global. (S4, S6, T2, T3)

3. Lebih meningkatkan kualitas dan teknologi produk, banyak pilhan produk, dan design poduk untuk mengatasi munculnya pesaing baru .(S1, S3, S5,T4)

1. Memberikan harga jual yang lebih rendah untuk mengatasi persaingan dengan pesaing. (W1, T1)

2. Lebih meningkatkan pemberian discount pada produk lam agar barang tidak menumpuk dan mengatsi kondisi ekonomi yang tidak kondusif. (W2, T2)

3. Lebih meningkatkan iklan untuk mengatasi munculnya pesaing baru. (W3, S4)

3.2.3 Tabel EFAS dan IFAS

FAKTOR INTERNAL ANALYSIS - IFAS

STRENGHT

Bobot

Rating

Skor

9. Produk berteknologi canggih dan berkualitas tinggi.

0,15

8

1,2

10. Memiliki segmen pasar yang luas dan bergaram.

0,06

8

0,56

11. Banyak pilihan produk.

0,07

7

0,49

12. Brand yang kuat

0,05

7

0,35

13. Design produk Canon menarik

0.05

6

0,3

14. Unggul dari segi pengalaman.

0,07

5

0,35

15. Perusahaan yang ramah lingkungan

0,03

5

0,15

16. Dari segi servis, memilki kantor-kantor cabang yang tersebar di seluruh dunia.

0,02

5

0,1


0,5


3,5

WEAKNESS

Bobot

Rating

Skor

4. Harga yang relatif Lebih mahal di bandingkan pesaingnya

0,15

4

0,6

5. Jarang memberikan diskont terhadap pembelian produknya.

0,25

3

0,75

6. Canon masih kurang dalam mengiklankan produknya.

0,1

4

0,4


0,5


1,75

FAKTOR INTERNAL ANLYSIS - EFAS

OPPORTUNITY

Bobot

Rating

Skor

4. Masih kurang perusahaan yang berkonsentrasi dalam bidang produk gambar dan optik.

0,15

7

1,05

5. Pemasaran produk canon tersebar di seluruh dunia.

0,25

8

2

6. Semakin luasnya pemasaran produk Canon, maka semakin banyak kemudahan Investasi yang didapatkan

0,1

6

0,6


0,5


3,65

THREAT

Bobot

Rating

Skor

5. Persaingan dengan pesaing.seperti Nikon, Konica Minolta, Leica, Pentax, Olympus, Sony, Epson, Kodak, Hewlett-Packard, Xerox, dll

0,2

2

0,4

6. Kondisi ekonomi yang tidak kondusif. Jika harga-harga bahan baku mahal maka harga jual akan naik

0,1

4

0,4

7. Terjadinya krisis ekonomi global yan berpengaruh bagi industeri di bidang gambar dan optik

0,5

5

0,25

8. Munculnya pesaing dengan ide dan industri yang sama.

0,15

2

0,3


0,5


1,35

S = 3,5

W = 1,75

S+W = 5,25 è internal faktor

O = 3,65

T = 1,35

O+T = 5 è eksternal faktor

3.2.4 MATRIKS TOWS 9 KOLOM














KUAT


RATA-RATA


LEMAH



6.0



3.0



0.0



GROWTH

TINGGI

Concentralitation

Via vertical

6.0

Integration

GROWTH

Concentralitation

Via Horizontal

Integration

GROWTH

Turn Around

GROWTH

MENENGAH

Pause or

Proceed with

3.0

caoution

GROWTH

Concentration via hor integration

STABILITY

No Change or

Profit strategi

RETRENCHMET

Captive comp. Or selling out

GROWTH

RENDAH

Concentric

0.0

diversification

GROWTH

Conclomerate

Disertivication

RETRENCHMET

Bankruptcy or

liquidation

MATRIKS TOWS DALAM 4 KOLOM

T

I

N

G

G

I

GROWTH

STABILITY

R

E

N

D

A

H

STABILITY

RETRENCHMET

3.2.5 HASIL

Hasil dari analisa tows dengan menggunakan 9 kolom, perusahaan Canon berada dalam tahap Growth stability, Artinya perusahaan Canon berada pada tahap pertumbuhan yang stabil dimana jumlah produksi dan penjualan sama dan memperoleh laba yang besar. Perusahaan canon tahan terhadap ancaman datangnya produk pengganti dan perusahaan canon mampu bersaing dengan perusahaan pesaing. Perusahaan juga menfaatkan smua kesempatannya seperti memperluas pasarnya ke seluruh belahan dunia sehingga dapat meningkatkan profit perusahaan. Perusahaan berda pada tahap tingkat pertumbuhan yang rata-rata. Artinya pertumbuhan perusahaan bisa mengalami peningkatan lagi.

Jika menggunakan 4 kolom, maka perusahaan canon berda dalam tahap pertumbuhan, hal ini merupakan posisi yang bagus. Karna produk berkemungkinan bisa kembali tumbuh dan berkembang serta bisa mengatasi persaingan. Datangnya ancaman produk pengganti dan persaingan dalam perusahaan mengakibatkan perusahaan terus semangat dan tumbuh untuk mengembangkan lagi produk-produk yang dihasilkannya. Pengembangnya produk selau dilakukan oleh canon. Canon menciptakan riset-riset yang berkala untuk menciptakan produk-produk yang berkualitas dan bermutu,

BAB IV

IMPLEMENTASI

DESIGNING MARKETING STRATEGY

4.1 SEGMENTATION

  1. Geografi

· Wilayah

Segmentasi pasar canon terbagi dalam skop-skop wilayah tertentu. Pemasaran produk Canon tersebar di seluruh Benua, Negara, Propinsi dan Kabupaten/ Kota. Segmentasi produk canon ini sangat luas, hamper disetiap penjuru dunia. Pemasaran produk canon tersebar di benua Asia, Amerika, Eropa dan Australia. Di Seluruh negar dan negar bagian. Di setiap Negara, pemasaran produk canon tesebar di seluruh kabupaten dan kota. Di setiap kota, segmentasi pasar canon pun menjangkau semua pasar di kota-kota tersebut. Contohnya di Indonesia sendiri pemasaran produk canon hamper ada di setiap kota. Seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan.

· Kepadatan

Kepadatan merupakan factor yang sangat penting bagi segmentasi pasar canon. Segmentasi pasar canon mencakup pada kota-kota dengan kepadatan penduduk yang tinggi. Sehingga mudah bagi perusahaan untuk memperkenalkan dan memasarkan produknya .

· Iklim

Pemasaran produk canon tidak tergantung terhadap iklim. Karna produk canon bias dijual di iklim apapun.

  1. Demografi

· Usia

Rata-rata Segmentasi pasar canon mencakup pada usia remaja, dewasa, dan usia tua. Produk-produk seperti kamera digital,printer, scanner, dan mesin fotocopy yang dihasilkan oleh Canon dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Untuk kamera, para remaja, dewasa, orang tua, bahkan anak-anakpun menggunakan kamera untuk mengabadikan gambar mereka. Printer dan scanner erat kaitannya dengan remaja da dewasa, yang berguna untuk mendukung aktifitas mereka sehari-hari. Khusus untuk mesin fotocopy, pada umumnya lebih cendrung dipakai oleh usia dewasa yang bekerja di kantor atau industri percetakan dan fotocopy.

· Penghasilan

Segmentasi pasar canon mencakup kepada konsumen yang berpenghasilan menengah ke atas. Untuk ukuran di Indonesia rata-rata penghasilan yang membeli poduk canon berkisar Rp.2.000.000,- ke atas.

· Pekerjaan

Segmentasi pasar canon membidik kepada konsumen yang bekerja sebagai pegawai kantoran, pengusaha, guru bahkan anak-anak sekolah dan mahasiswa. Segmentasi produk canon dari segi pekerjaan untuk kamera digital mencakup hamper semua jenis pekerjaan, karna kamera umunya digunakan untuk hiburan dan rata-rata semua jenis pekerjaan membutuhkan kamera sebagai hiburan. Untuk printer dan scanner lebih dikhususkan kepada pekerjaan yang berhubungan dengan computer seperti pengetikan, pencatatan data yang kemudian memerlukan printer untuk mencetak hasil laporan pekerjaan mereka. Untuk mesin fotocopy pekerjaan yang lebih sering menggunakan mesin fotocopy adalah pekerja dalam bidang industri percetakan dan fotocopy.

· Kewarganegaraan

Segmentasi pasar canon mencakup pada semua kewarganegaraan. Penjualan produk canon tidak pernah mengkhususkan penjualan berdasarkan kewarganegaraan. Hal ini di dasarkan pada tujuan perusahaan canon yaitu menciptakan produk yang berkualitas dan bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat.

  1. Psikografi

· Kelas Sosial

Segmentasi pasar canon mencakup pada kelas sosila mengah ke atas. Kelas social ini rata-rata berpenghasilan Rp. 2.000.000,- ke atas.

· Gaya Hidup

Segemntasi pasar canon membidik pada pelanggan dengan gaya hidup modern, fleksibel dan mengutamakan efisiensi

· Kepribadian

Segmentasi pasar canon tidak d khususkan pada suatu kepribadian tertentu. Akan tetapi lebih di tekankan pada pribadi yang dinamis, mengutamakan teknologi dan efisiensi.

  1. Gaya Hidup

· Alasan menggunakan produk

Alasan pelanggan menggunakan produk canon adalah untuk memudahkan aktifitas kerja dan hiburan. Suatu produk yang berkualitas dan berteknologi tinggi.

· Waktu menggunakan

Waktu penggunaan produk canon tidak ada batas waktu. Produk canon bias digunakan kapan saja dan dimana saja.

· Alasan menggunakan produk canon

Produk canon merupakan produk yang berkualitas dan berteknologi tinggi. Tidak hanya dari segi produk saja, akan tetapi dari segi harga produk canon relative terjangkau.

4.2 TARGETING

  1. Geografi

Target penjualan Canon adalah mencakup semua wilayah yang kepadatan penduduknya tinggi. Yakni pada derah perkotaan dan daerah industri dan perkantoran. Hal tersebut didasarkan dari produk canon yang bergerak di bidang produk kantor, kamera dan lesa optic yang lebih banyak digunakan pada daerrah perkotaan yang ramai dan padat penduduk. Dengan hal tersebut makan pemasaran produk canon lebig mudah dan terarah. Untuk pendistribusian barangpun akan lebih mudah di jangkau, sehingga produk bias cepat sapai di pasar dan dijual kepada konsumen. Faktor lain yang mendasari target pemasaran produk canon di wilayah perkotaan adalah mudahnya untuk mengkomunikasikan dan mempromosikan produk karna wilayahnya yang ramai dan terjangkau oleh semua lapisan masyarakat. Target perusahaan yang meilih segmen perkotaan yang lain adalahnya daerah perkotaan sangat mudah akses transportasinya dan mudah untuk di jangkau oleh konsumen yang berdomisilih di luar kota / pedesaan.

  1. Demografi

Target pesaran produk canon dari factor demografi adalah segmen konsumen yang berpenghasilan menengah ke atas. Untuk di Indonesia, target pasar canon adalah konsumen yang berpenghasilan rata-rata Rp. 2.000.000,- ke atas. Yang secara ekonomi sudah mencukupi kebutuhan pokok. Target juga difokuskan pda konsumen yang berusia remaja, dan usia dewasa yang bekerja maupun yang masih sekolah atau mahasiswa. karna pada usia ini sangat memiliki aktifitas kerja atau sekolah yang banyak berhubungan dengan bidang penggambaran, fotogarafi maupun percetakan dan fotocopy.

  1. Psikografi

Target perusahaan canon pada factor psikografi adalah segmen pasar dengan kelas social yang menengak ke atas dan memiliki gaya hidup yang modern, high technology, dan mengutamakan keefisienan waktu dalam bebagai hal. Hal ini sesuai dengan desin produk canon yang elegan, modern dan fleksibel dengan kualitas produk canon yang menggunakan teknologi yang modern dan canggih, sehingga produk canon mudah untuk digunakan dengan harga yang sesuai.

  1. Perilaku

Target pasar roduk canon adalah kepada konsumen yang teliti, mengutamakan kualitas daripada harga. Karna produk-produk yang diproduksi canon memiliki kualitas dan garansi yang menjamin bahwa konsumen tidak akan menyesal setelah menggunakan produk canon.

4.3 POSITIONING

Posisi / citra perusahaan yang menjadi tujuan Canon adalah menjadi perusahaan yang menghasilkan produk-produk di bidang teknologi pengambaran dan lensa optik yang berkualitas dan berteknologi tinggi serta memberikan servis dan garansi kepada pelanggan. Terdapat strategi untuk mencapai posisi tersebut. Strategi yang digunakan canon untuk mem,posisikan canon sebagai perusahaan dengan kualitas dan layanan yang tinggi adalah :

a. Differensiasi produk

Kualitas produk yang dihasilkan oleh canon yang meru[akan keunggulan perusahaan canon dari pesaing adalah Canon telah berkali-kali meraih penghargaan atas prioduk yang berkualitas seperti Canon meraih tiga penghargaan dari Indonesia Best Brand Award (IBBA) untuk kamera digital dan pemindai (scanner). Penghargaan IBBA diberikan untuk Canon dalam kategori Kamera Digital dan Scanner. Sedangkan satu penghargaan lagi adalah Top of Mind (TOM) Customer untuk kinerja produk Office Equipment (perangkat kantor-red) 2005-2006. selanjutnya Canon printer membuktikan eksistensinya dengan meraih penghargaan sebagai Merk Terbaik pada ajang Solo Best Brand Index 2008 yang di selenggarakan oleh Harian Umum Solo Pos, pada 16 Juli 2008 lalu.

Canon DSLR Jawaban terbaik Expert di lensa yang kompak dan profesional terbaik dari yang terbaik di HD camcorder Canon EOS 5D Mark II, Canon pawosyat G10, Canon TS-E 17mm f/4L, dan berkualitas tinggi renang Canon VIXIA HF S10 kaemkodeoin HD sebagai produk yang terbaik untuk memenangkan kehormatan. Dipilih sebagai yang terbaik Canon EOS 5D Mark II DSLR Expert 21100000 yuhyohwaso empat generasi 35mm CMOS Sensor DIGIC 4 prosesor dan fitur-fitur mesin pengolahan gambar, dan paling lama 24 menit terus merekam, penuh memiliki kemampuan merekam video HD. 5 baejum optik dan lensa Canon G10 pawosyat 1470 piksel high-end yang dilengkapi kamera digital dengan sensor CCD. DIGIC 4 processor, kamera berkualitas tinggi gunung jelas tanpa kebisingan pengolahan informasi, Anda kompak kamera yang dipilih sebagai yang terbaik.

b. Differensiasi Cita

Tidak hanya dalam produk saja, akan tetapi canon juga meraih sejumlah penghargaan seperti : Canon meraih Top Brand Indeks (TBI) dengan raihan angka sebesar 38,7%, printer Canon kembali membuktikan diri menjadi merek printer paling top semenjak tahun 2005. Raihan angka tersebut naik 2,2% dibanding raihan angka TBI Canon tahun 2008 lalu. Penghargaan bergengsi dan ekslusif ini merupakan anugerah dari Majalah Marketing bekerjasama dengan Frontier Consulting Group yang telah mengadakan riset di 6 kota besar di Indonesia: Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Medan dan Makassar. Top Brand Award ini merupakan wujud eksistensi Canon dalam mempertahankan merek di urutan teratas dalam benak konsumen.

Tidak cukup dengan itu saja, printer canon membuktikan eksistensinya dengan meraih penghargaan sebagai Merk Terbaik pada ajang Solo Best Brand Index 2008 yang di selenggarakan oleh Harian Umum Solo Pos, pada 16 Juli 2008 lalu.

4.4 RELATIONSHIP MARKETING

  1. Hubungan Canon Dengan Pemegang Saham dan Investor

Hubungan perusahaan dengan pemegang saham harus dijaga dengan baik. Kesuksesan oraganisasi akan bermuara kepada kesejahteraan pemegang saham.. Jadi bukan hanya sekedar menimbulkan kesejahteraan bagi karyawan saja, pemegang saham saja, atau konsumen saja, namun kesejahteraan itu harus mengalir kepada segenap pemegang saham. Sebagai konsekuensinya dibutuhkan pendekatan holistik dalam bisnis dan pemasaran

Pemegang saham adalah kumpulan atau individu yang dapat mempengaruhi atau dapat dipengaruhi oleh oleh hasil yang didapatkan dari tujuan perusahaan. Perusahaan canon sangat memperhatikan kesejahtraan pemegang saham ini. Para pemegang saham harus di beri tahu laporan keuang perusaan setiap bulannya. Pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham harus adil dan sesuai dengan proporsi kepemilikan sahamnya.

Perusahaan canon berusaha untuk mendapatkan kepercayaan pasar modal agar dengan membuat laporan keuangan yang akurat. Sehingga investor tidak merasa dibohongi. Canon dengan berkala melaporkan aktifitas perusahaan dan target-terget yang telah dicapai via telp dan email secara rutin kepada pemegang saham.

b. Customer

Bagi setiap perusahaan, pelanggan adalag raja,. Tidak terkecuali perusahaan canon. Canon selalu mengutamakan kepentingan pelanggan. Bagi canon, kepuasaan pelanggan merupakan tujuan dari perusahaan canon. Kepuasan ini dicapai dengan menciptakan produk-produk yang berkualitas dan berteknologi tinggi. Selain itu canon menjaga hubungan baik dengan pelanggan dengan memberikan pelayanan yang memuaskan kepada pelanggan. Canon juga memberikan garansi atas produk supaya konsumen merasa aman dan percaya bahwa produk yang dihasilkan oleh canon dapat dipertanggung jawabkan kepada konsumen. Harapan canon terhadap pelanggan adalah, pelanggan mendapat produk sesuai dengan yang dibutuhkannya dan pelanggan setia untuk tetap membeli produk canon.

  1. Government

Pemerintah merupakan pihak yang penting bagi perusahaan canon. Tanpa izin dari pemerintah, mungkin produk-produk canon tidak dapat di pasarkan di Indonesia. Sejak awal pemasaran produlk canon di Indonesia harus terlebih dahulu memiliki izin dari pemerintah. Sebagai perwakilan distributor canon di Indonesia, canon menunjuk PT datascrip sebagai perusahaan yang mengurus pejualan produk canon di Indonesia. Oleh karena itu PT datascrip yang mengurus semua izin-izin usaha canon.

d. Communities

Canon membuat komunitas dengan mendirikan Canon School of Photography. Canon School of Photography merupakan salah satu pionir sekolah dan wadah pendidikan fotografi di Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan fotografer amatir hingga profesional. Kerjasama ini merupakan bentuk konkrit Datascrip selaku distributor tunggal produk kamera digital Canon di Indonesia dalam merespon fenomena perkembangan fotografi di Indonesia yang kini beralih menjadi bagian dari gaya hidup modern dan tentunya kemudahan pembelajaran fotografi tak terlepas dari perkembangan teknologi digital.

Canon School pertama kali berdiri pada awal tahun 1998 dengan lokasi di Jl. Kwitang Raya No. 12, Jakarta, namun dalam perjalanannya Canon School sempat dipindah ke Jl. Raden Saleh No.55 selama tiga tahun dari akhir tahun 1998 hingga tahun 2001. Setelah itu, lokasi berpindah kembali ke Jl. Kwitang Raya No. 12 hingga akhir tahun 2008. Canon School didirikan dan dikelola oleh Kumara Prasetya dan Yusuf Paulus. Sejak berdiri hingga akhir tahun 2008 lalu, Canon School telah menamatkan sekitar 1700 siswa dan sejumlah tamatan tersebut saat ini telah menjadi fotografer handal yang cukup dikenal dan memenangkan berbagai perlombaan fotografi bergengsi.

Program pelatihan Canon School menganut sistem pembelajaran terintegrasi. Materinya pun tersusun secara sistematis dan mudah dimengerti. Beberapa materi yang diajarkan antara lain berupa pengenalan dasar fotografi, artistik & estetika fotografi, teknik pemotretan dan jenis-jenis filter beserta pengunaannya. Sebagai salah seorang pengelola, Kumara Prasetya memiliki pengalaman yang kaya selama lebih dari 20 tahun di dunia fotografi. Dengan kompetensi dan kapabilitasnya yang sangat baik, Kumara turun langsung menjadi pengajar Canon School dengan mengunakan metode pengajaran interaktif yang tepat dan up to date.

Sebagai salah seorang pengelola, Kumara Prasetya memiliki pengalaman yang kaya selama lebih dari 20 tahun di dunia fotografi. Dengan kompetensi dan kapabilitasnya yang sangat baik, Kumara turun langsung menjadi pengajar Canon School dengan mengunakan metode pengajaran interaktif yang tepat dan up to date.

“Tujuan awal sekolah ini didirikan adalah untuk membuat orang-orang yang tertarik pada dunia fotografi menjadi semakin menguasai pemanfaatan teknik-teknik fotografi dan dapat memaksimalkan fitur-fitur yang terdapat dalam kamera SLR yang sering digunakan para fotografer sehingga pemahaman terhadap fotografi semakin mendalam dan terarah,” ungkap Instruktur Tunggal Canon School of Photography, Kumara Prasetya.

Tujuan mulia tersebut didukung baik oleh Ketua Canon Photo Club Jakarta yang juga merupakan Managing Director Canon School of Photography, Yusuf Paulus. Tingginya minat masyarakat terhadap dunia fotografi sekarang ini, mendorong Canon School of Photography untuk semakin menjadi yang terdepan. Apalagi, Canon School merupakan salah satu pionir lembaga pendidikan fotografi Indonesia yang sudah terbukti dan terpercaya dalam menghasilkan insan-insan fotografer Indonesia yang handal dan siap pakai.

e. Distributor

Canon selalu menjaga hubungan baik dengan distributor. Distrubutor merupakan tonggak keberhasilan penjualan produk. Tanpa distributor, perusahaan canon akan mengalami kesulitan dalam memasarkan produknya kepada konsumen. Untuk itu, canon selalu menjaga hubungan baik pada semua distributior-distributor produk canon yang tersebar setiap Negara yang menjadi tujuan pemasaran produk canon.

4.5 PLANNING FOR NEW PRODUK

Poduk canon merupakan produk-produk dalam bidang teknologi pengambaran dan lensa optic yang produk-produknya banyak dipakai untuk kegiatan bisnis dan pekerjaan.

a. Planning Produk Baru Canon Pada Saat Ini

Pada tahun awal tahun 2009, canon akameluncurkan produk baru yang belum pernah diciptakan bsebelumnya. Produk baru yang diciptakan canon ini adalah camcorder. Canon meluncurkan tiga tipe camcorder baru pada pasar indonsia. Camcorder yang diluncurkan oleh canon baru ini merupakan pilihan tepat bagi para pembuat film

Canon membenamkan teknologi True 1920 x 1080 Full HD dengan Full HD Cmos Sensors. Rekaman film bisa mencapai 24 Mbps. Camcorder ini menggunakan Canon HD Video Lens yang ditunjang oleh Digic DV II Image Processor untuk ketajaman warna.Selain koneksi USB, tiga camcorder ini juga punya kapasitas simpan dari 32GB sampai 120GB. Optical Zoom tiga camcorder anyar ini mencapai 12x.

Baru sebentar saja produk ini diluncurkan, sudah berhasil meraih penghargaan dari www.camcorderinfo.com sebagai camcorder of the year 2008, best Hard Drive/flash memory camcorder, dan Best High End Camcorder. Harganya, dibanderol Rp 18,1 juta untuk HG20 dan HF11. Sementara HG21 dilepas ke pasar seharga Rp 19,975 juta.

Canon berencana untuk memperluas pasar camcorder ini. Perusahaan canon yakin, penjualan camcorder baru ini akan mengalami peningkatan, karna pada saat ini, dunia perfilman di Indonesia sedang berkembang dan banyak melahirkan sutradara-sutradara muda yang berbakat.Dan tentu saja dengan hal tersebut, permintaan akan camcorder canon ini akan mengalami peningkatan.

  1. Planning Produk Baru Canon Pada Masa Yang Akan Datang

Pada tahun yang akan datang canon akan menargetkan membuat produk baru yaitu TV layar datar. Canon merencanakan untuk membuat produk baru ini karna perkembangan pertelevisian dunia yang sangat maju. Dua tahun kebelakang ini, khusunya di Indonesia, televisi layar datar semakin diminati karna sesuai dengan desain rumah zaman sekarang yang serba minimalis. Maka televisi yang cocok adalah televisi layar datar yang tidak menghabiskan banyak tempat.

Sebelumnya, canon sudah terlebih dahuylu menciptakan lensa untuk televisi, tentunya untuk kedepannya pembuatan televisi canon tidak akan mengalami kesulitan yang berarti, karalam penciptaan produknya canon selalu menggunakan riset dan teknologi yang canggih sehingga produk yang dihasilkan berkulitas.

BAB V

IMPLEMENTASI

MARKETING PROGRAM DEVELOPMENT

5.1 STRATEGY PRODUCT

Canon merupakan sebuah merek perusahaan di Jepang. Perusahaan canon adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang teknik gambar dan optik. Produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan ini adalah kamera digital, printer, scanner, dan mesin foto copy. Bahkan, akhir-akhir ini beredar kabar bahwa Perusahaan Canon akan membuat produk baru yaitu sebuah TV flat.

Canon adalah sebuah perusahaan Jepang yang menduduki peringkat ketiga dari perusahaan-perusahaan yang maju di jepang. Dalam menciptakan produk-produknya, perusahaan Canon menggunakan riset dan teknologi yang canggih.

Strategi produk canon di kelompokan berdasarkan produk-produk berikut ini :

A. Strategi Produk Kamera Digital Canon

Dalam strategi produknya, Canon mencoba “bermain aman” yaitu dengan lebih memilih mempertahankan ketimbang menaikkan pangsa pasar mereka di industri kamera saku (compact) Tanah Air.

Menurut Sintra Wong, Asisten Marketing Manager PT Datascrip, selaku distributor tunggal Canon di Indonesia mengatakan, pangsa pasar Canon di pasar kamera saku pada Tahun 2008 lalu sebesar 29% dengan penjualan 205.000 unit. Namun, untuk Tahun 2009 ini, target yang dicanangkan Canon tetap sama dengan tahun lalu. Yakni tak beranjak di angka 29 persen.

Canon mencoba untuk mempertahankan target penjualan produknya. Akan tetapi, Canon tetap berkomitmen untuk menambah kuantitas produknya dan selalu membuat produk yang berkualitas tinggi.

Faktor yang menjadi alasan yang mendasari target “Standart'”Canon, beberapa di antaranya, karena semakin gencarnya strategi penjualan dari para pesaing Canon. Faktor lainnya adalah target pasar Canon bukan hanya kamera compact saja, akan tetapi juga beberapa produk lain seperti printer, scanner, mesin foto copy, dll.

Faktor lain yang mendasari adalah Canon tidak mau takabur dengan target muluk di tahun 2009 ini, karena tahun 2009 merupakan “tahun perjuangan” bagi sektor industri. Canon harus bisa menyiasati pasar untuk tetap bisa bertahan di pasar.

Menurut Canon, Produk kamera digital yang dipersiap yang dibutuhkan oleh masyarakat pada tahun 2009 khususnya di Indonesia, mencapai 800 ribu unit, atau naik satu tingkat dari 2008 yang bermain di angka 700 ribu unit. Untuk itu, Canon menargetkan untuk meraih penjualan sekitar 230 ribu unit untuk 2009.

B. Strategi Produk Printer Canon

Pada akhir tahun 2008 yang lalu, distributor tunggal produk Canon di Indonesia, PT Datascrip, merilis enam model printer multifungsi, tiga model, printer fungsi tunggal, dan tiga model scanner terbaru.

Kehadiran produk-produk itu merupakan strategi Canon untuk meningkatkan penjualan. Diharapkan dengan kehadiran produk baru tersebut, mampu memperkuat posisi Canon dalam persaingan di pasar printer dan scanner di Indonesia. Printer-printer multifungsi terbaru Canon adalah PIXMA MP- 988 (USD380), PIXMA MP- 638 (USD260), PIXMA MP- 628 (USD260), PIXMA MP- 545 (USD205), PIXMA P- 486 (USD155), dan PIXMA MP245 (USD125).

Sejumlah printer fungsi tunggalnya adalah PIXMA iP4680 (USD150), PIXMA iP3680 (USD100), dan PIXMA iP1980 (USD55). Printer-printer tersebut membuktikan kelengkapan ragam produk Canon sehingga konsumen memiliki lebih banyak pilihan untuk membeli produk yang sesuai dengan kebutuhan.

Untuk memikat konsumen, Canon melengkapi sejumlah produk itu, yakni kelas menengah dan atas dengan teknologiteknologi terbaru. Antara lain teknologi ChromaLife100+. Teknologi itu memungkinkan foto bertahan hingga 300 tahun ketika dicetak dengan printer Canon,menggunakan tinta dan kertas foto Canon.

Canon baru memperkenalkan teknologi ChromaLife100+ pada 2008.ChromaLife100+ merupakan penyempurnaan dari teknologi ChromaLife100, yang sudah diperkenalkan Canon pada 2005. Dengan teknologi Chroma- Life100, foto yang dicetak dapat terjaga kualitasnya hingga 100 tahun.

Canon mengungkapkan, dengan teknologi ChromaLife100+, maka daya tahan foto bisa meningkat tiga kali lipat. Foto-foto tersebut bisa bertahan sedemikian lama karena teknologi ChromaLife100+ mampu melindungi foto dari kerusakan akibat kelembapan, suhu,cahaya,dan gas.

Pada MP988 dan MP628, Canon bahkan menanam teknologi Wi-Fi. Berkat kehadiran teknologi Wi-Fi pada MP988 dan MP628, pengguna akan lebih nyaman dan cepat dalam mencetak foto.

Teknologi Wi-Fi pada MP988 dan MP628 memungkinkan pengguna mencetak foto dari notebook, atau gadget lain yang memiliki Wi-Fi, tanpa harus menghubungkan notebook atau gadget itu ke MP988 dan MP628 dengan kabel.

Pada printer-printer multifungsi kelas atas dan menengah terbaru seperti PIXMA MP988, PIXMA MP638, PIXMA MP628, PIXMA MP545, dan PIXMA MP486, Canon mengimplementasikan teknologi kendali baru bernama Easy-Scroll Wheel. Dengan teknologi itu, pengguna bisa mengoperasikan printer multifungsi dengan memutar dan menekan roda.

Canon melengkapi PIXMA iP4680 dan PIXMA iP3680 dengan lima tabung tinta terpisah. Pemisahan tabung-tabung tinta itu ditujukan untuk membuat printer-printer itu lebih ramah lingkungan. Pengguna iP4680 dan iP3680 bisa mengurangi pembuangan sampah karena pengguna cukup mengganti tabung-tabung yang kosong saja.

Pada PIXMA MP988, Canon bahkan mengimplementasikan teknologi tinta abuabu. Dengan tinta abu-abu, PIXMA MP988 mampu menghasilkan pencetakan foto hitam putih yang lebih tajam dan halus karena printer tidak perlu mencampur berbagai macam warna berbeda untuk menghasilkan warna abu-abu.

Untuk scanner terbarunya, yaitu LiDE200 (USD90), LiDE100 (USD60),dan Cano- Scan 5600F (USD175), Canon menanam inovasi yang tidak kalah fungsional untuk meningkatkan kenyamanan dan kecepatan pengguna dalam mengoperasikan produk teknologi

  1. Strategi Produk Mesin Fotocopy Canon

Mesin fotocopy Canon tersedia di sejumlah faktor bentuk yang berbeda, mulai dari industri copiers grade yang mengambil seluruh teluk ke rumah rata-rata pengguna Canon warna copier yang dioptimalkan untuk lingkungan desktop dengan ruang kendala. Digital canon model warna photocopiers memiliki kemampuan untuk terhubung ke komputer jaringan pengguna yang sangat meningkatkan efisiensi dan efektivitas di kantor. Ini copiers pergi jauh dalam memberikan kontribusi positif terhadap total keluar diletakkan di tempat kerja. Canon copiers warna khusus untuk reproduksi warna, dan sebagai bantuan untuk tambahan grafis. Produk Canon fotocopy dapat digolongkan ke dalam dua kategori dasar, yaitu Analog dan digital.

Meskipun Mesin Fotocopy adalah karya berorientasi produk peralatan kantor, Cannon telah menjadi pasar yang segmented Kantor otomatisasi segmen. Meskipun segmen kantor kecil (SOHO - Small Office Home Office) sangat berorientasi Printer-satu, ia menawarkan potensi yang baik untuk kombo mesin yang dapat mencetak dan menyalin, dan multi-task / copiers fungsional. Ia adalah di antara semua segmen pengguna

Mesin Fotocopy Canon menerapkan teknologi ramah lingkungan, di mana kebanyakan mesin masih berbasis selenium. Canon disebarkan Layanan Edge, pelanggan-solusi perawatan (breakdowns membantu untuk meminimalkan dan mengurangi siklus kali), yang membantu untuk memberikan dukungan pelanggan yang lebih baik dan memungkinkan pelanggan untuk proaktif.

Suku Cadang Yang Digunakan Untuk Mesin Foto Copy Canon :

· Tonner

· Drum

· Cartridges

5.2 STRATEGY BRAND MANAGEMENT

Merek adalah sebuah nama atau symbol yang bersifat membedakan (seperti sebuah logo, cap dan atau kemasan) dengan maksud mengidentifikasikan barang atau jasa dari seorang penjual atau sebuah produk tertentu, dengan demikian membedakannya dari barang-barang dan jasa yang dihasilkan pesaing

1. Nama merek (brand name)

Merupakan bagian dari merek yang dapat diucapkan yang terdiri dari kata, huruf atau angka.

2. Sponsor merek (Brand Sponsor)

Terdiri dari pertanyaan menggunakan merek manufaktur atau merek pribadi. Peritel menyukai merek pribadi karena membangun loyalitas terhadap peritel dan mendapat keuntungan yang lebih baik.

3. Brand Strategy:

menurut Kotler dan Amstrong terdiri dari Line Extention, Brand Extention, Multi Brand dan new brands.

Dalam usahanya untuk komersialisasi produk Kwanon, Saburo Uchida, Precision Optical Instruments Laboratory, bekerja sama dengan Nippon Kogaku Kogyo (Industri Lensa Jepang untuk Perusahaan Nikon) untuk menggunakan lensa Nikkor yang akan digunakan oleh Kwanon.

Precision Optical Instruments Laboratory dan Nippon Kogaku membuat perjanjian kerjasama untuk membuat “Hansa Canon” ( kamera yang menggunakan lensa standar Nikkor 50mm f/3.5). Kamera pertama Canon dipasarkan bulan Februari l936 (beberapa sumber mengatakan sudah ada di pasar bulan Oktober l935). Dalam pembuatan Hansa Canon, Nippon Kogaku bertanggung jawab membuat lensa, mount lensa, optical system dari viewfinder dan mekanis rangefinder, sementara itu Precision Optical Instruments Laboratory bertanggung jawab membuat body kamera termasuk focal-plane-shutter, rangefinder cover dan merakitnya.

Nama Kwanon kemudian diganti dengan Canon, yang diambil dari kata Canon yang berarti standar untuk judgement skrip Alkitab.

Ketika “Hansa Canon” dirilis, nama Precision Optical Instruments Laboratory tidak dicantumkan. Karena perusahaan tidak memiliki sendiri jaringan pemasaran, maka kemudian perusahaan bekerjasama dengan Omiya Shashin Yohin Co., Ltd. (Kamera Omiya dan toko asesoris). “Hansa” menjadi merk dagang Omiya, diambil dari kata Perjanjian Hansa, perjanjian di antara Uni Eropa di abad pertengahan.

Bulan Juni l936, Precision Optical Instruments Laboratory pindah ke daerah Meguro, dan berganti nama menjadi Japan Precision Optical Instruments Laboratory. Nama ini muncul di media public dalam iklan “Hansa Canon” bulan Agustus l936 yang diterbitkan oleh Asahi Camera.

Sejak saat itu, merek canon tersebar di seluruh dunia dan menjadi salah satu brand yang terkenal dalam bidangnya.

Merek canon pada saat ini tidak lagi aneh di telinga kita. Bahkan untuk negara indonesi, merek Canon merupakan Merek unggulan, baik kamera digital, printer, scanner, maupun mesin fotocopy. Secara keseluruhan kata Canon cukup menarik dan gampang di ingat oleh yang mendengarnya.

BRAND EQUITY :

  1. Brand Awareness (Kesadaran akan Nama Merek)

Tingkat kesadaran akan merek Canon khususnya di Indonesia sudah cukup tinggi. Bahkan, jika di ukur dengan piramida kesadaran,tingkat kesadaran akan merek Canon di Indonesia berada di titik puncak pikiran ( Top of Mind). Masyarakat di indonesia, jika mendengar merek canon sudah bisa membayangkan bahwa merek ini terkenal dengan kualitas yang baik. Masayarakat khusunya di Indonesia sudah tidak perlu diingatkan lagi bahwa ada suatu merek yang bernama Canon.

  1. Perceived Quality (Kesan Kualitas)

Kesan kulitas yang dipikirkan oleh masyarakat di Indoneia atas merek Canon, adalah merupakan suatu merek perusahaan yang bergerak di bidang produk gambar dan optik yang memilki kualitas yang sangat bagus dan menggunakan teknologi yang canggih. Kualitas produk Canon sudah terbukti unggul. Tingkat pelayanan yang didapat juga sangat memuaskan. Hal ini terbukti dengan banyaknya konsumen di Indonesia yang membeli produk Canon. Seperti Kamera Digital, tingkat penjualan kamera digital Canon di Indonesia sudah mencapai angka 30% dari seluruh produk kamera digital yang yang di pasarkan di Indonesia. Untuk penjualan printer pun Canon tetap mencatat tingkat penjualan yang tinggi. Ditambah lagi dengan tingkat penjualan mesin foto copy Canon. Mesin foto copy bermerek Canon sering di jumpai di kantor-kantor, sekolah, bahkan di tempat foto copy atau percetakan.

Berdasarkan hal tersebut, disimpulkan bahwa masyarakat sudah bisa mersakan sendiri kesan kualitas yang timbul saat membeli produk Canon. Canon merupakan sebuah produk yang memiliki kualitas yang tinggi.

  1. Brand Association (Asosiasi Merek)

Asosiasi merek canon khusunya di Indonesia sudah sangat terkenal. Khusus di bidang Fotografer, sudah di bentuk asosiasi sendiri, yaitu asosiasi fotografer pengguna kamera canon. Canon juga membuka sebuah sekolah khusus fotogarfer yang sudah bersosialisasi selama dua tahun belakangan ini.

  1. (Brand Loyality) Loyalitas Merek

Loyalitas pelanggan akan merek canon, menurut saya sudah samapai di tingkat sangat loyal akan merek canon. Dalam tingkatan loyalitas merek Canon, khusus printer, sudah tergolong ke dalam tingkatan menyukai merek, dan menganggap merek sebagai sahabat. Menurut penulis, dari awal penulis membeli printer, penulis selalu membeli printer merek canon, karena printer canon bagi saya sudah terbukti kualitasnya. Untuk urusan servis pelanggan, Canon selalu memberikan garansi bagi setiap produk yang di keluarkannya.

Tingkatan loyalitas merek dalam bidang fotogarafi, khusunya para fotografer tergolong ke dalam tingkatan pembeli komit. Para fotografer-fotografer tersebut juga terdapat asosiasi pengguna kamera Canon. Asoasi ini di buat oleh fotografer-fotografer di seluruh Indonesia.

  1. Market Behaviors Measure (Tingkah Laku Pasar)

Merek canon memiliki ekuitas dan memperoleh pangsa pasar yang tinggi. Merek canon sudah tertanam dalam benak konsumen dan dapat mendorong pertumbuhan pangsa pasar, dan untuk kedepannya diharapkan canon tetap bisa untuk mempertahankan dan meningkatkan pangsa pasarnya.

5.3 MANAGING VALUE- CHAIN RELATIONSHIP

Bagi perusahaan canon, saluran distribusi yang diterapkan menggunakan berbagi macam tipe saluran distribusi. Canon tidak menetapkan saluran disribusi hanya pada satu tipe saluaran distribusi saja. Dalam pendistribusian produknya, seperti kamera digital, pada awal berdirinya, canon menggunakan saluran distribusi langsung, yaitu menjual dan menyalurkan kameranya secara langsung kepada konsumen. Karena penjualan secara langsung kepada konsumen ini, tidak dimungkinkan dilakukan sendiri oleh Yoshida Goro dan rekan-rekannya. Maka canon pun mulai menjalin kerja sama dengan toko-toko kamera yang ada di kota Tokyo. Kamera canon pun mulai dijual oleh toko-toko kepada konsumen. Akibat mudahnya menemukan kamera canon di toko-toko kamera, permintaan atas kamera canon pun mengalami peningkatan. Hingga tersebar baik di dalam, maupun di luar kota Tokyo.

Seiring dengan banyaknya permintaan tehadap kamera canon. Canon pun memperluas penjualan produknya ke luar kota Tokyo. Oleh karena itu, canon pun membutuhkan saluran distribusi yang lebih luas lagi. Canon menggunakan jasa distributor, yang nantinya distributor ini yang akan mendistribusikan produk canon ke toko-toko pengecer.

Distributor yang ditunjuk oleh perusahaan canon merupakan distributor yang sudah dipercaya berdasarkan pengalaman. Dengan adanya distributor ini. Pendistribusaian produk canon ke luar kota akan menjadi teratur. Sehingga, perusahaan bisa berkonsentrasi penuh terhadap produksi untuk menciptakan produk-produk baru yang bertenologi canggih.

Canon industri dari tahun ke tahun semakin mengalami peningkatan. Tidak hanya di Jepang. Pada tahun 1955 perusahaan canon membuka kantor cabang di New York, Amerika Serikat. Berdasarkan hal ini, permintaan produk canon di pun meningkat. Ditambah lagi produk yang dihasilkan canon tidak hanya kamera saja. Akan tetapi canon juga memproduksi printer,scanner dan mesin fotocopy.

Untuk mendistribusikan produk Canon di amerika. Canon menambah lagi saluran distribusinya. Canon mulai menggunakan distributor baru. Distributor produk canon di jepang dengan yang ada di amerika berbeda. Walaupun distributor merupakan hal yang sangat penting, akan tetapi, Canon tidak mengizinkan distributor yang digunakan untuk campur tangan terhadap urursan harga. Canon tetap menjadi penentu harga bagi semua produknya. Jadi, Semua harga pada setiap produk tetap canon yang menetukan. Distributor hanya bertugas untuk menyalurkan produk saja.

Distributor Canon Di Indonesia

Canon pertama kali yang didirikan di Indonesia saat ini mulai menjual produk-produknya pada tahun 1976. Canon tidak memiliki kantor di Indonesia dan saat ini bekerja dengan lima distributor resmi untuk mendistribusikan beragam produk Canon mulai dari konsumen untuk produk industri dan bisnis.

Pada awal canon memasuki pasar di Indonesia terdapat Lima distributor resmi yang menangani pemasaran dari berbagai produk canon di Indonesia, sbb :

· Mandarin Opto-Media Co., Pte Ltd

· PT Datascrip

· PT Erry Guna

· PT Murti Indah Sentosa

· PT Samafitro

Kegiatan canon di Indonesia overseen oleh Canon Singapore Pte Ltd, merupakan kantor pusat regional untuk Canon Selatan & Asia Tenggara. Canon Singapura mengendalikan penjualan, pemasaran, dan strategi layanan di wilayah lead dan 16 negara-negara lain termasuk anak perusahaan canon di India, Malaysia, Filipina, Thailand, dan kantor perwakilan di Vietnam.

Perusahaan induk Canon Inc memiliki jaringan global dari 219 perusahaan dan mempekerjakan lebih dari 118.000 orang di seluruh dunia. Hal ini didedikasikan untuk kemajuan teknologi dan inovasi dan melakukan sekitar 10% dari total pendapatan setiap tahun untuk R & D. Canon konsisten adalah salah satu dari tiga perusahaan untuk memperoleh jumlah paten selama 15 tahun terakhir. Sebagai perusahaan Fortune Global 500, Canon dipandu oleh Kyosei Filosofi yang berfokus pada hidup dan bekerja sama untuk umum.

Sejak tahun 2006, hanya ada satu Distributor tunggal yang ditunjuk canon yaitu PT Datascrip. Datascrip merupakan perusahaan yang menawarkan solusi bisnis meliputi, Office Supplies di bawah satu atap untuk memenuhi kebutuhan, kepuasan dan kenyamanan pelayanan bisnis. Business Executives Specialist adalah perusahaan yang berkomitmen bukan sekadar menjual produk, tetapi bekerja bersama serta memberikan solusi yang terbaik.

Guna memperkuat posisi di pasar kamera digital yang semakin kompetitif, Canon meningkatkan signifikan anggaran pemasaran. Pada tahun 2008, Canon bahkan mulai beriklan di media televisi Indonesia. Investasi itu berbuah sehingga Datascrip berani memasang target pertumbuhan 30 persen per tahun untuk kamera digital Canon

Canon merupakan produsen terkemuka di bidang fotografis dan total solusi digital imaging. Tahun 2005, total penjualan Canon mencapai US$ 33 miliar. Sejumlah produk Canon mampu mendominasi pasar global. Terutama bisnis kamera yang terlihat kinclong. Di pasar SLR, Canon terus mendominasi dengan menguasai 52% pangsa pasar global. Sementara di kamera digital, Canon terus merangsek Sony, dengan menjual 17 juta kamera digital. Penguasaan pangsa pasarnya mencapai 19%. Sementara untuk produk copier Canon menguasai 19% pangsa pasar global.

Lantas, bagaimana kinerja Canon di Asia, khususnya Indonesia? Strategi apa yang akan dilakukan Canon agar bisnisnya berkembang di Indonesia? Bagaimana posisi produk Canon di Indonesia? Salah satu petinggi Canon Asia, Kazuto Ogawa, dalam kunjungan kerjanya ke Indonesia telah meluangkan waktu untuk melakukan wawancara secara eksklusif dengan SWA.

Ogawa (47 tahun) merupakan salah satu veteran yang telah mengabdi di Canon selama 24 tahun. Pada awal April 2005, Ogawa ditunjuk menjadi Presiden & CEO Canon Singapore Pte. Ltd. Seperti diketahui, untuk Asia, Canon memiliki dua kantor pusat regional, yakni Canon Cina yang membawahkan negara-negara di kawasan Asia Utara; dan Canon Singapura yang membawahkan negara-negara di kawasan Asia Tenggara dan Asia Selatan. Terdiri dari 17 negara – termasuk Indonesia – dengan empat anak perusahaan dan lebih dari 30 distributor.

Sebelum menempati posisinya sekarang, alumni Waseda University, Jepang ini merupakan Direktur Senior Divisi Consumer Imaging and Information Canon China Co. Ltd., yang dipegangnya sejak 2003. Ogawa merintis kariernya sejak 1981 sebagai management trainee di Canon EIKEN Co. Ltd., Jepang.

Performa Canon di Asia Tenggara dan Asia Selatan sangat bagus. Tahun 1996, penjualan Canon di wilayah ini sebesar US$ 600 juta, dan tahun lalu nilai penjualannya mencapai US$ 1,7 miliar. Pertumbuhan penjualannya sebesar 14% dibanding tahun sebelumnya. Kemudian, pada triwulan pertama 2006 pertumbuhannya 13% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Jadi, performanya sangat bagus. Canon sangat optimistis target tahun ini bisa terlampaui.

Performa canon di Indonesia dinilai oleh Ogawa sangat bagus. Selain Singapura, Malaysia dan Thailand, Indonesia is one of strongest country untuk Canon. Terutama untuk produk inkjet printer yang sejak 1999 menjadi pemimpin pasar. Termasuk kamera digital dan scanner. Pangsa pasar inkjet printer sebesar 60% dan kamera digital 17%. Sementara produk copier, pangsa pasarnya 24%, sedangkan untuk produk laser printer dan inkjet printer multifungsi, diharapkan tahun ini bisa menjadi nomor dua. Adapun untuk proyektor bisa menjadi top five. Tahun depan, diharapkan semua produk menjadi nomor satu.

Pada 2003, pertumbuhan penjualan produk Canon di Indonesia sebesar 33% dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2004 dan 2005, pertumbuhan penjualannya 17%. Canon menargetkan pertumbuhan bisnis kami di Indonesia tahun ini 20%. Secara keseluruhan, pada 2005, kontribusi Indonesia terhadap Canon Singapura adalah 10%.

Mengapa Canon tidak membuka kantor perwakilan di Indonesia, tetapi hanya mengandalkan distributor?

Saat ini Canon memiliki distributor di Indonesia. Canon menilai, sejauh ini, mereka masih sangat mampu menjaga pangsa pasar untuk setiap segmen produk di Indonesia. They are performing quite efficiently and sufficiently. Maka, sejauh ini canon tidak melihat kemungkinan untuk menambah jumlah distributor baru di Indonesia, ataupun membuka kantor perwakilan atau subsidiary.

Target dan rencana canon untuk mengembangkan pasar di Indonesia.

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, canon menargetkan dari tahun ke tahun produk Canon bisa menjadi nomor satu di Indonesia. Di Tahun ini, canon menargetkan inkjet single fungtion printer bisa terjual 600 ribu unit; kamera digital 100 ribu unit; dan digital SLR 10 ribu unit. Canon optimistis akan tetap bisa mempertahankan pangsa pasar. Bahkan, kami yakin itu bisa bertumbuh.

Upaya canon untuk meningkatkan pangsa pasar di Indonesia

Canon memiliki dua lini produk utama, yakni produk consumer dan solusi bisnis (business solution). Produk consumer terdiri dari production and graphic art (PGA), dan print it yourself. Produknya seperti inkjet printer, kamera digital, camcorder dan proyektor. Sementara solusi bisnis, seperti copier, printer dan solusi perkantoran lainnya.

Canon sangat kuat untuk produk kamera digital (input-device) dan printer (output-device). Karenanya, kami bermaksud menyinergikan antara input-device dan output-device sebagai suatu solusi digital photo printing. Ini yang akan membedakan produk kami dari kompetitor. Untuk PGA, di tahun ini canon akan meluncurkan super high-end machine untuk pasar bisnis profesional, sedangkan untuk solusi bisnis akan meningkatkan bisnis software di atas hardware (accelerate software business on top of hardware busines.

5.4 PRICING STRATEGY

Penetapan harga barang dan jasa merupakan suatu strategi kunci dalam berbagai perusahaan sebagai konsekuensi dari deregulasi, persaingan global yang kian sengit, rendahnya pertumbuhan di banyak pasar, dan peluang bagi perusahaan untuk memantapkan posisinya di pasar. Harga mempengaruhi kinerja keuangan dan juga sangat mempengaruhi persepsi pembeli dan penentuan posisi merek. Harga menjadi suatu ukuran tentang mutu produk bila pembeli mengalami kesulitan dalam mengevaluasi produk-produk yang kompleks.

Dalam menetapkan harga pada suatu produk baru, Canon selalu mempertimbangkan bagaimana harga akan digunakan dalam strategi pemasaran. Hal yang terpenting adalah meramalkan bagaimana para pembeli akan menanggapi harga-harga alternatif untuk produk-produk yang dihasilkan Canon. Dalam keputusan penetapan harga, hubungan antara permintaan dan harga sangat mempengaruhi. Biaya produksi dan distribusi perlu untuk di perhatikan dalam suatu produk untuk menetapkan batas bawah harga yang akan ditawarkan.

Harga sangat berperan dalam strategi pemasaran. Dan untuk menetukan harga dalam setiap produknya, Canon sangat bergantung pada pasar sasaran, dan strategi distribusi produk. Dalam menetukan pasar sasaran, Canon tidak menetapkan sasaran pemasarannya hanya kepada satu segmen. Akan tetapi, Canon memilih semua segmen dan menciptakan berbagai macam produk yang sesuai dengan kebutuhan semua segmen pasar. Harga yang ditetapkan Canon pun bermacam-macam dan di sesuaikan dengan kemampuan finansial semua tingkatan segmen.

Dalam menetapkan harga untuk setiap produknya, Canon menciptakan produk dengan harga yang sesuai. Dengan Sebagai contoh, untuk produk kamera digital, sejak awal berdiri, perusahaan Canon, pada tahun 1934, Canon merupakan pelopor perusahan yang menghasilkan kamera dengan harga yang lebih murah di bandingkan dengan harga yang ditawarkan oleh pesaing pada waktu itu. Sebelum, menciptakan sebuah produk, canon terlebih dahulu mengadakan riset dan penelitian yang panjang untuk mengahsilkan produk yang berkualitas. Tidak hanya itu, dalam memproduksi sebuah produk, Canon juga memperhatikan efisiensi. Canon berusaha untuk memproduksi produk dengan kualitas yang tinggi dan dengan harga yang terjangkau. Meskipun riset dan penelitian dalam menciptakan produk baru dengan teknologi yang lebih canggih memerlukan biaya yang besar, akan tetapi itu tidak membuat canon memakai tarif harga yang tinggi untuk setiap produk yang dihasilkan.

Strategi Harga Produk Canon di Indonesia

Untuk meningkatkan penjualan kamera digital, Canon memangkas antara 5 persen hingga 10 persen harga kamera digital kelas menengah. Canon juga menawarkan bonus-bonus menarik untuk meningkatkan penjualan.

Pertumbuhan penjualan sejumlah produk teknologi terancam melemah akibat penurunan daya beli konsumen, yang dipicu lonjakan inflasi dan biaya energi. Namun, distributor tunggal produk Canon di Indonesia, PT Datascrip, optimistis target penjualan pada akan tercapai. Daya beli konsumen sekarang memang menurun jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Ada beberapa produk kelas menengah yang penjualannya sangat terpengaruh penurunan daya beli konsumen dan ini sangat mengkhawatirkan. Produk - produk Canon terbagi dalam dua kategori, yaitu sejumlah produk fungsional dan produk pelengkap lifestyle (gaya hidup). Produk fungsional antara lain printer. Adapun produk lifestyle antara lain kamera digital. Saat daya beli konsumen melemah, konsumen menjadi lebih selektif untuk berbelanja. Akan tetapi, konsumen akan tetap membeli printer karena konsumen membutuhkan produk tersebut.

Produk fungsional tetap diperlukan. Konsumen mengurangi belanja untuk produk lain. Namun, daya beli untuk printer masih ada. Karena itu, canon optimistis penjualan printer tidak akan turun. Bahkan, penjualan printer diramalkan akan mengalami kenaikan.

Datascrip, sebagai distributor tunggal canon di indonesia, berhasil menjual sekitar 600.000 unit printer fungsi tunggal di Indonesia. Datascrip menargetkan, pada 2008 penjualan produk tersebut akan meningkat 100.000 unit menjadi sekitar 700.000 unit. Pertumbuhan penjualan juga diperkirakan terjadi pada produk-produk printer multifungsi, yaitu printer yang memiliki pula fungsi scanner, fotokopi, dan pada sejumlah tipe, ada fungsi faksimile.

Pada 2007 Datascrip mampu menjual sekitar 80.000 unit printer multifungsi Canon. Datascrip menargetkan, pada 2008 penjualan printer multifungsi Canon di Indonesia akan melonjak menjadi sekitar 180.000 unit. Target pertumbuhan tersebut terbilang ambisius. Namun, datascrip menilai target itu masuk akal karena permintaan printer multifungsi di Indonesia sangat besar.

Permintaan terhadap printer multifungsi meningkat cepat sekali. Karena itu, canoni menargetkan kenaikan sangat tinggi untuk penjualan produk tersebut.

Akan tetapi, CEO Datasrip optimistis penjualan kamera digital Canon di Indonesia untuk keseluruhan 2008 mampu meningkat sekitar 30 persen per tahun karena Canon memiliki posisi kuat di pasar kamera dan memiliki strategi pemasaran agresif.

Di pasar kamera digital, Canon memiliki daya saing besar karena Canon memiliki portofolio produk sangat lengkap di kelas pemula, menengah, dan atas. Di pasar kamera kelas pemula, Canon menekan serendah mungkin harga produknya sehingga harga kamera Canon tetap terjangkau kendati daya beli konsumen turun.

Pihak yang paling terkena imbas penurunan daya beli adalah kamera kelas menengah. Guna mempertahankan volume penjualan kamera kelas menengah, Canon memangkas antara 5 persen hingga 10 persen harga sejumlah produknya. Datasrip juga berikan bonus-bonus menarik, terutama menjelang Lebaran. Hal ini merupakan salah satu strategi juga untuk meningkatkan penjualan menjelang Lebaran.

Guna memperkuat posisi di pasar kamera digital yang semakin kompetitif, Canon meningkatkan signifikan anggaran pemasaran.Pada 2008, Canon bahkan mulai beriklan di media televisi Indonesia. Investasi itu berbuah sehingga Datascrip berani memasang target pertumbuhan 30 persen per tahun untuk kamera digital Canon.

Di pasar kamera kelas atas, Datacrip tidak terlalu mencemaskan risiko penurunan penjualan produk Canon. Sebab, Datascrip beranggapan, konsumen kelas atas selalu memiliki cukup dana untuk berbelanja produk- produk lifestyle seperti kamera digital. Di sepanjang 2008, Datascrip telah merilis delapan model printer fungsi tunggal Canon di Indonesia.

Empat model adalah printer A3,dua model printer kelas pemula, dan dua model lagi printer untuk SOHO (small office/ home office). Range produk Canon sangat lengkap. Untuk printer multifungsi, kami sudah merilis lebih banyak lagi. Demikian juga untuk kamera digital. Di Indonesia, pada 2008 Datascrip sudah merilis tiga model printer multifungsi kelas pemula,tiga model printer multifungsi kelas menengah, dan dua model printer multifungsi kelas atas.

Di samping itu, Datascrip juga sudah merilis empat model printer multifungsi yang memiliki kemampuan faksimile. Untuk kamera digital, pada 2008 Datascrip sudah merilis lima model kamera kompak Canon PowerShot, tujuh model kamera lifestyle Canon Ixus, serta kamera digital semiprofesional Canon PowerShot G9.

Pada tahun depan, Datascrip akan merilis tidak kalah banyak kamera digital terbaru Canon. Tahun depan, Datascrip usahakan positioning yang sama. Kami akan merilis antara lima hingga tujuh model kamera PowerShot kelas pemula, tujuh model kamera Ixus,dua atau tiga kamera semiprofesional, dan dua atau tiga model kamera profesional Canon EOS Series.

5.5 MARKETING COMUNICATION STRATEGY

Canon merupakan salah satu perusahaan yang inovatif dan memiliki teknologi tinggi. Dari sekian banyak perusahaan di Jepang canon mampu merespon secara strategis dengan efektif setiap produknya melalui berbagai teknologi sistematis selama proses peramalan, mengidentifikasi segmen produk yang berpotensi tinggi dan mengenalan produk pada semua segmen lebih baik daripada pesaing. Canon telah menggunakan globalisasi, aliansi dan inovasi yang terkoordinasi dengan baik. R & D strategi Canon melibatkan penggabungan dari perspektif pengguna dalam perumusan masalah, oleh sebab itu, canon mampu secara cepat mencari solusi untuk setiap masalah melalui kelompok yang multifungsi, cepat dan berkesinambungan melalui produktifisasi perbaikan proses manufaktur. Strategi bisnis Canon dapat disebut perusahan yang dinamis dan berkompetensi karena memposisikan produknya lebih baik daripada para pesaingnya.

Dalam tahap promosi semua produk-produknya canon selalu berusaha untuk lebih baik. Dari tahun ke tahun, semenjak awal berdiri, canon perlahan-lahan memperkenalkan produk mereka ke mata konsumen. Pada awalnya melalui media promosi sederhana, yaitu hanya dari mulut ke mulut. Pendiri canon Yoshida Goro, menciptakan kamera pertama pada tahun 1933 yang di beri nama kwanon. Pada saat itu, harga kamera di jepang sangat mahal, padahal material yang ada dalam kamera itu hanyalah komponen-komponen yang terbuat dari kuningan. Karena hal itu, Yoshida Goro termotivasi untuk menciptakan kamera dengan harga yang terjangkau. Ia memulai usahanya dengan meneliti onderdil kamera. Ia membuat onderdil kamer pertama di jepang. Kemudian baru membuat kamera.

Tahapan pertama perkenalan produk canon adalah dengan mengiklankan 3 kamera yang diciptakannya. Pada saat itu, ternyata produk kamera tersebut tidak dijumpai alias tidak ada di pasaran. Itu merupakan strategi canon untuk memperkenalkan produknya. Dengan mengiklankan 3 kamera yang diciptakannya pertama kali, canon membuat konsumen penasaran dengan kamera digital yang diluncurkannya.

Usaha canon selanjutnya untuk komersialisasi produk Kwanon oleh direktur canon, Saburo Uchida, Precision Optical Instruments Laboratory, melakukan kerja sama dengan Nippon Kogaku Kogyo (Industri Lensa Jepang untuk Perusahaan Nikon) untuk menggunakan lensa Nikkor yang akan digunakan oleh Kwanon untuk kameranya.

Kemudian Recision Optical Instruments Laboratory dan Nippon Kogaku melakukan perjanjian kerjasama untuk membuat "Hansa Canon” (menggunakan lensa standar Nikkor 50mm f/3.5).

Kamera pertama Canon dipasarkan bulan Februari l936 (beberapa sumber mengatakan sudah ada di pasar bulan Oktober l935). Dalam pembuatan Hansa Canon, Nippon Kogaku bertanggung jawab membuat lensa, mount lensa, optical system dari viewfinder dan mekanis rangefinder, sementara itu Precision Optical Instruments Laboratory bertanggung jawab membuat body kamera termasuk focal-plane-shutter, rangefinder cover dan merakitnya.

Tahap promosi yang dilakukan canon selanjutnya adalah mulai membuat iklan media cetak dan radio-radio terkemuka di Jepang. Perlahan-lahan merek canon sudah mulai dikenal konsumen di jepang. Canon menggunakan media iklan untuk mempromosikan produknya karna sampai saat ini media iklan merupakan media yang sangat ampuh untuk mempromosikan produk.

Selain membuat iklan di media cetak, canon juga mempromosikan produknya melalui media elektronik yaitu televisi. Televisi samapi saat sekarang ini merupakn medi yang sangat banyak digunakan oleh perusahaa-perusahaan untuk mempeerkenalkan produk mereka. Akan tetapi, canon merupakan salah satu perusahaan yang tidak terlalu gencar dalam mengiklankan produknya. Canon lebih memilih untuk memperkenaalkan produk, khususnya kamera kepada ajang-ajang fotografi di Jepang. Sebagai contoh, canon mempromosikan kameranya canon menjadi sponsor-sponsor acara fotografi, seperti lomba fotografi, lomba facion dan beraneka acara-acara fotografi.

Canon lebih memfokuskan promosi produknya kepada kalangan fotografi terlebih dahulu. Karena kalangan fotografer merupakan kalangan yang sangat membutuhkan kamera dengan teknologi dan resolusi yang canggih. Pada waktu itu, banyak para fotografer yang mulai mengganti kamera yang menggunakan sebelum untuk memotret dengan kamera canon. Karena kamera canon, selain memiliki teknologi dan resolusi yang canggih juga menawarkan harga yang terjangkau.

Setelah kamera canon sukses di perkenalkan pada kalangan fotografer, selanjutnya promosi kamera digital canon akan dengan mudah dilakukanakan. Karena, dengan sendirinya konsumen akan tau bahwa produk canon berkualitas karena banyak digunakan oleh para fotografer. Umumnya, para konsumen akan lebih percaya kepada yang sudah ahli dan pengalaman, dalam hal ini adalah konsumen.

Strategi promosi yang digunakan oleh canon sangat efektif. Terbukti, sampai saat ini canon tetap menjadi unggulan dalam produk gambar dan optik. Canon tidak hanya melakukan promosi untuk memperkenalkan produknya. Canon juga melakukan promosi dengan membuka service center canon di tiap-tiap kota. Sehingga apabila, ada keluhan atau kerusakan terhadap suatu produk, canon akan lebih muda untuk memberikan garansi. Strategi ini sangat ampuh dan memposisikan canon sebagai produk denga jaminan dan garansi penuh. Sehingga konsumen semakin percaya akan kwalitas produk canon.

Perlahan-lahan, merek canon mulai terkenal di setiap daerah di Jepang. Tidak hanya itu, merek canon juga mulai terkenal di luar jepang. Oleh karena itu pada tahun 1955 canon membuka kantor cabang di new york, USA. Ini membuktikan canon tidak hanya sukses di Asia saja, akan tetapi canon juga mampu bersaing dengan pesaing dari luar. Canon menerapkan strategi promosi yang relatif sama antara Jepang dan amerika. Bahkan, untuk negara amerika, kwalitas produk-produk dari Jepang tidak bisa dipandang dengan sebelah mata.

Produk canon semakin lama semakin berkembang, oleh karena itu, promosi semakin gencar dilakukan. Karena semakin lama, semakin banyak pesaing di bidang yang sama. Pada tahun 1957 canon membuka canbang di Eropa. Startegi promosi yang dilakukan canon pun relatif sama dengan strategi promosi yang di lakukan di jepang dan Amerika.

Memasuki tahap globalisasi, strategi yang dilakukan olej canon, tidak hanya menggunakan media elektronik dan media cetak lagi. Akan tetapi canon mulai melakukan strtegi promosi baru yaitu mempromosikan produknya langsung kepada perusahaan-perusahaan yang membutuhkan produk canon. Sebagai contoh, untu produk printer dan scanner, canon menawarka kerja sama langsung denga kantor-kantor. Untuk indonesia sendiri, pada beberapa perusahaan swasta maupun negri, atau sekolah-sekolah canon menawarkan kerja sama, yaitu untu semua komponen printer dan scanner yang akan di pakai dalam proses pekerjaan di kantor menggunakan merek canon. Dan untuk itu, jika perusahaan menggunakan merek canon, maka akan mendapatkan harga diskon untuk pembelian denga partai besar.

Tidak heran, pada saat ini, banyak kita temui peralatan kantor seperti printer san scanner bermerek canon. Tidak heran, pad saat sekarng ini, jarang sekali kita mendengar promosi canon di televisi. Ternyata, canon mulai tejun langsung ke konsumen dengan langsung menawarkan produknya.

Strategi promosi yang dilakukan oleh canon tidak hanya sebatas seperti apa yang disebutkan diatas. Canon juga melakukan strategi promosi dengan aktif menggelar dan mengikuti pameran-pameran teknologi. Baik nasional maupun internasional. Untuk ukuran nasional, canon aktif dengan melakukan pameran yang dilakukan di kota-kota pada suatu negara. Hal itu dilakukan untuk memperkenalkan produk-produk barunya. Pameran ini merupakan strategi promosi yang sangat berpengaruh bagi canon. Karna rata-rata orang yang datang dalam pemeran merupakan, orang yang tertarik dan membutuhkan produk-produk canggih yang ditawarkan oleh canon.

Untuk ukuran indonesia, merek canon tidak perlu kita ragukan lagi, untuk itu, sekarang canon jarang mengiklankan langsung produknya. Karena konsumen bisa langsung melihat bahwa produk canon banyak tersebar di pasaran.

Sekarang ini, dalam memperkenalkan produk barunya, canon tidak melakukan produknya di televisi lagi. Akan tetapi kita bisa melihat produk baru canon langsung melalui media internet. Tampa langsung datang ke tempat penjualannnya. Dalam wesitenya, canon selalu meluncurkan produk-produk baru, lengkap dengan rincian dan harganya. Untuk itu kita bisa tau teknologi apa yang terdapat dalam produk canon

Strategi promosi yang dilakukan Canon adalah dengan membuka Canon School of Photography. Canon School of Photography merupakan salah satu pionir sekolah dan wadah pendidikan fotografi di Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan fotografer amatir hingga profesional. Kerjasama ini merupakan bentuk konkrit Datascrip selaku distributor tunggal produk kamera digital Canon di Indonesia dalam merespon fenomena perkembangan fotografi di Indonesia yang kini beralih menjadi bagian dari gaya hidup modern dan tentunya kemudahan pembelajaran fotografi tak terlepas dari perkembangan teknologi digital.

“Perkembangan fotografi yang semakin cepat dan maju perlu didukung dengan adanya lembaga pendidikan yang memang fokus di bidang fotografi, salah satunya seperti Canon School of Photography. Kami melihat fenomena ini sebagai suatu hal positif yang perlu terus dikembangkan dan dibina,” ujar Merry Harun, Canon Division Director PT Datascrip.

Canon School pertama kali berdiri pada awal tahun 1998 dengan lokasi di Jl. Kwitang Raya No. 12, Jakarta, namun dalam perjalanannya Canon School sempat dipindah ke Jl. Raden Saleh No.55 selama tiga tahun dari akhir tahun 1998 hingga tahun 2001. Setelah itu, lokasi berpindah kembali ke Jl. Kwitang Raya No. 12 hingga akhir tahun 2008. Canon School didirikan dan dikelola oleh Kumara Prasetya dan Yusuf Paulus. Sejak berdiri hingga akhir tahun 2008 lalu, Canon School telah menamatkan sekitar 1700 siswa dan sejumlah tamatan tersebut saat ini telah menjadi fotografer handal yang cukup dikenal dan memenangkan berbagai perlombaan fotografi bergengsi.

Program pelatihan Canon School menganut sistem pembelajaran terintegrasi. Materinya pun tersusun secara sistematis dan mudah dimengerti. Beberapa materi yang diajarkan antara lain berupa pengenalan dasar fotografi, artistik & estetika fotografi, teknik pemotretan dan jenis-jenis filter beserta pengunaannya. Sebagai salah seorang pengelola, Kumara Prasetya memiliki pengalaman yang kaya selama lebih dari 20 tahun di dunia fotografi. Dengan kompetensi dan kapabilitasnya yang sangat baik, Kumara turun langsung menjadi pengajar Canon School dengan mengunakan metode pengajaran interaktif yang tepat dan up to date.

Sebagai salah seorang pengelola, Kumara Prasetya memiliki pengalaman yang kaya selama lebih dari 20 tahun di dunia fotografi. Dengan kompetensi dan kapabilitasnya yang sangat baik, Kumara turun langsung menjadi pengajar Canon School dengan mengunakan metode pengajaran interaktif yang tepat dan up to date.

“Tujuan awal sekolah ini didirikan adalah untuk membuat orang-orang yang tertarik pada dunia fotografi menjadi semakin menguasai pemanfaatan teknik-teknik fotografi dan dapat memaksimalkan fitur-fitur yang terdapat dalam kamera SLR yang sering digunakan para fotografer sehingga pemahaman terhadap fotografi semakin mendalam dan terarah,” ungkap Instruktur Tunggal Canon School of Photography, Kumara Prasetya.

Tujuan mulia tersebut didukung baik oleh Ketua Canon Photo Club Jakarta yang juga merupakan Managing Director Canon School of Photography, Yusuf Paulus. Tingginya minat masyarakat terhadap dunia fotografi sekarang ini, mendorong Canon School of Photography untuk semakin menjadi yang terdepan. Apalagi, Canon School merupakan salah satu pionir lembaga pendidikan fotografi Indonesia yang sudah terbukti dan terpercaya dalam menghasilkan insan-insan fotografer Indonesia yang handal dan siap pakai.

Untuk produk mesin fotocopy, canon tidak secara khusus untuk mengiklankan di tetelvisi. Akan tetapi, canon langsung mengiklannkannya di internet. Dan untuk perusahaan yang bergerak di industri percetakan dan alat tulis bisa langsung melihat produk mesinfotocopy canon yang baru. Selain itu, canon juga menawarkan langsun mesin fotocopy itu ke perusahaa-perusahaan. Biasanya, jika canon mengadakan promosi langsung ke kantor-kantor, maka tidak jarang canon akan memberikan potongan harga yang spesial.

Tapi sangat disayangkan, untuk produk kamera digital, printer, scanner, dan mesin fotocopy yang dijul bebas dipasaran, perusahaan canon, jarang sekali untuk memberika diskon khusus. Karena, dalam penetapan harga untuk setiap produk-produknya, canon sudah mempertimbangkan biaya produksi yang sesuai. Oleh karena itu, dalam pemasarannya, canon jarang memberikan diskon. Karena harga yang ditawarkan oleh canon rata-rata lebih murah jika di bandingkan denga pesaing. Karena, biasanya para pesaing menawarkan harga yang tinggi terlebih dahulu, kemudian baru memberikan diskon, akan tetapi canon sampai saat ini masih mempertahannkan harga yang ditawarkan pada tahap perkenalan karena canon lebih memfokuskan diri menciptakan produk yang bekualitas tinggi.

Sangat disayangkan kebijakan canon yang jarang memberikan diskon ini. Akan tetapi, jika dilihat dari segi perusahaan yang melakukan kerja sama denagn canon, canon akan memberikan harga yang relatif lebih murah jikadibandingkan dengan pesaing di bidang yang sama.

Dapat disimpulkan strategi promosi yang dilakukan oleh canon adalah

1. Pada tahap awal, perkenalan produk dari mulut-kemulut.

2. Iklan di media cetak, sperti surat kabar dan famplet-fampet

3. Iklan di media elektronik seperti televisi dan radio.

4. Aktif ikut serta dalam pameran-pameran produk teknologi.

5. Mendirikan Canon School of Photography (Canon School)

6. Pada saat kemajuan teknologi sudah menggunakan internet, canon pun melakukan promosi dengan media internet

7. Melakukan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan, kantor-kantor dan sekolah-sekolah yang membutuhkan produk canon, seperti, printer, scanner dan mesin fotocopy.

8. Memberikan diskon dalam pembelian khusus*

BAB VI

IMPLEMENTING AND MANAGING

MARKETING STRATEGY

6.1 DESIGNING EFFECTIVE MARKETING ORGANIZATION

Organisasi yang efektif akan merancang pemilihan karyawan dan menugaskan mereka untuk bertanggung jawab menjalankan tugas yang terbaik untuk melakukan strategi pemasaran perusahaan. Struktur dan proses organisasional harus disesuaikan dengan berbagai tipe bisnis serta strategi pemasaran yang dikembangkan dan dilaksanakan. Organisasi pemasaran harus fleksibel dalam menanggapi kondisi dan kebutuhan strategi yang berubah-ubah.

Dalam mengelola organisasi perusaan agar berjalan dengan efektif canon memberikan pendidikan dan pelatihan bagi semua karyawan canon. Dalam proses penyeleksian karyawan, canon mempunyai standar-standar khusus. Karyawan yang dipilih oleh canon merupakan karyawan dengan kemampuan yang tinggi dan telah melaui tes.

Selain yang mengelola karyawan supaya efektif dan efisien, dalam mengelola organisasi pemasaran yang efektif canon juga memperhatikan pelayanan yang diberikan kepada konsumen. Dari segi npelayanan, Canon memilih dan menempatkan karyawan yang terampil di bidang servis kepada konsumen. Untuk bidang produksi, canon membentuk tim-tim khusus yang mempunyai skill yang dibutuhkan untuk membuat suatu produk. Dalam pemasaran, canon juga memilih karywan yang kompeten dan ahli di bidang pemasaran. Jika semua karyawan sudah diorganisasikan sesuai dengan bidang-bidangnya, maka terciptalah organisasi pemasaran yang efektif.

Bagan organisasi sederhana perusahaan canon :

6.2 MARKETING STRATEGY IMPLEMENTATION AND CONTROL

Implementasi strategi pemasaran dan pengawasan meliputi tiga kegiatan manajemen yang penting:

1. Persiapan rencana dan anggaran pemasaran

Pada umumnya, rencana pemasaran meliputi ringkasan situasi, uraian sasaran pasar dan evaluasi strategis, tujuan menyeluruh dan spesifik untuk tiap pasar sasaran, strategi penentuan posisi program pemasaran , strategi khusus untuk produk, distribusi, harga, promosi, riset pemasaran, dan koordinasi dengan fungsi bisnis lainnya; ramalan dan anggaran; dan rencana kontingensi.

Canon selalu menyiapkan rencana dan anggaran pemasaran. Oleh karena itu, canon selalu menetapkan target-target penjualan pada etiap bulan, setiap tahun. Pada tahun 2008 target penjualan produk canon di Indonesia, total volume penjualan kamera SLR di Indonesia selama 2008 mencapai 45.000 unit. Dengan volume penjualan 29.000 unit, Canon mengklaim dirinya menguasai 64% pasar kamera digital SLR Indonesia selama Januari-Desember 2008. Untuk tahun 2009 ini Datascrip mematok target Canon dapat menguasai sekitar 29% dari pangsa pasar kamera digital kompak di Indonesia. Adapun untuk segmen pasar kamera SLR, Datascrip mematok target penjualan sebesar 45.000 unit kamera SLR Canon, dengan proyeksi total volume penjualan kamera SLR di Indonesia sebesar 65.000 selama 2009.

2. Implementasi Rencana

Rencana pemasaran harus secara khusus menyangkut pedoman tindakan yang akan diimplementasikan, siapa yang melakukan pekerjaan tertentu, tanggal dan lokasi implementasi, serta bagaimana pelaksanaan tersebut akan dilakukan.

Pada tahun 2009 ini Canon mengincar menguasai 69% pasar kamera digital SLR di Indonesia. Hal ini mulai menunjukkan hasil Pada tiga bulan pertama tahun 2009 penjualan masih tetap stabil. Pada kuartal pertama 2009 Datasrip berhasil menjual 55 ribu unit kamera digital kompak

Untuk mencapai target, Canon meluncurkan jajaran produk kamera digital kompak terbarunya. Tak tanggung-tanggung, vendor ini mengenalkan sembilan model sekaligus. Kesembilan model tersebut, terdiri dari empat model seri Canon Ixus dan lima model seri Canon Powershot

Di antaranya, terdapat Canon Powershot D10 yang merupakan kamera Canon pertama yang anti air. Kamera ini dapat digunakan di dalam air hingga kedalaman 10 meter dari permukaan. Selain itu, kamera yang ditujukan untuk para pecinta pertualangan ini juga dapat digunakan pada kondisi yang sangat ekstrim hingga pada suhu di bawah 10 derajat celcius

3. Pengelolaan dan pengawasan strategi

Strategi pemasaran merupakan proses pengambilan keputusan secara terus menerus, melaksanakannya, dan mengukur efektivitasnya setiap saat. Perencanaan bukan merupakan kegiatan yang pasti, melainkan fleksibel. Agar efektif, rencana harus memiliki komitmen yang nyata. Evaluasi dan pengendalian berhubungan dengan pengawasan performa dan, jika perlu mengubah rencana agar sesuai dengan performa yang telah ditentukan.

Canon selalu menyiapkan terget penjualan pada setiap tahunnya. Sejak awal berdiri samapi sekarang ini canon selalu berupaya agar target yang ditetapkannya bisa tercapai. Walaupun pada krisis keuangan global melanda dunia pada saat ini canon tetap optimis dalam memasarkan produknya. Pada setiap kondisi apapun, canon slalu berupaya agar target penjualan tercapai. Banyak langkah-langkah yang ditempuh oleh perusahaan canon dalam mempertahankan target pemasaran, seprti pemberian bonus dan diskon yang bisa merangsang pembelian produk. Canon tidak henti berupaya agar perusahaan canon bisa terus ada dan berproduksi sampai pada 200 tahun kedepan.

6.3 PERFORMANCE ASSESSMENT AND ACTION WITH BALANCE SCORE CARD

Perspektif dan pengukuran kinerja perusahaan canon dapat dinilai dengan Balanced Scorecard yang dikembangkan sebagai sisterm pengukuran kinerja yang memungkinkan para eksekutif memandang suatu perusahaan dari berbagai perspektif secara simultan.

Untuk pengertian Balanced Scorecard sendiri, Balanced Scorecard terdiri dari dua kata, yaitu kata Balanced dan kata Scorecard. Kata score dapat diartikan sebagai suatu penghargaan atas poin-poin yang dihasilkan. Dengan pengertian yang lebih bebas, scorecard juga berarti suatu kesadaran bersama untuk mencatatkan hasil pengukuran tersebut sebelum dilakukan evaluasi.

Sedangkan tambahan kata “balanced” di depan kata “score” maksudnya adalah bahwa angka-angka atau score tersebut harus mencerminkan keseimbangan antara sekian banyak elemen penting. Dengan begitu, Balanced Scorecard merupakan metode pengukuran strategi yang melihat bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya ditentukan oleh aspek keuangan saja, tetapi juga oleh aspek non keuangan

Penilaian kinerja dengan Balanced Scorecard sudah umum dipakai oleh perusahaan canon dalam mengukur kinerja perusahaan, sejauh mana produk-produk diminati oleh pelanggan serta apakah servis yang di berikan selama ini sudah memnuaskan pelanggan.

Sistem penilaian kinerja yang efektif sebaiknya mengandung indikator kinerja, yaitu:

1. Memperhatikan setiap aktivitas organisasi dan menekankan pada perspektif Pelanggan

Perusahaan canon selau menekan kepada kinerja yang efekti dan menekan kepada perspektif pelanggan. Canon selalu berusaha untuk menciptakan produk yang berkualitas dengan teknologi yang canggih. Bagi canon, kepentingan pelanggan merupakan hal yang paling penting. Pada saat ini, analisa penilaian kinerja perusahaan canon jika dinilai dar perspektif pelanggan sudah baik. Pelanggan puas dengan produk ytang dihasilkan oleh canon dan perspektif pelnggan terhadap perusahaan canon adalah perusahaan yang menghasilkan produk-produk yang berkualitas dan pelayanan yang baik.

2. Menilai setiap aktivitas dengan menggunakan alat ukur kinerja yang mengesankan pelanggan

Penilaian kinerja perusahaan canon dari segi mengesankan pelanggan sudah cukup baik. Pelanggan dibuat terkesan dengan kinerja perusaan yang telah menciptakan produk-produk yang berkualita.

3. Memperhatikan semua aspek aktivitas kinerja secara komprehensif yang mempengaruhi pelanggan

Canon berusaha untuk mempengaruhi pelanggan dengan cara melakukan promosi yang efektif. Sehingga pelanggan bisa lebih mengenal perusahaan canon dan mempengaruhi pelanggan untuk membeli produk canon

4. Menyediakan informasi berupa umpan balik untuk membantu anggota organisasi mengenali permasalahan dan peluang untuk melakukan perbaikan

Canon selalu membantu karyawannya yang mendapat kesulitan dalam pekerjaan. Dengan program pelatihan dan perkembangan karyawan, canon menyediakan program-program beasiswa belajar bagi karyawan-karyawannya yang kompeten agar bisa lebih meningkat lagi kinrjanya. Sehingga, pada akhirnya nanti karyawan tersebut bisa memberikan kontribusi yang baik bagi perusahaan.

4 komentar to “Market Driven Strategy pada perusahaan Canon Corporation”

  1. Gmail says:

    wew ...
    kereennn ...
    ajaran bisnis donk ...
    ^___^

  1. tuluusey says:

    mau tanya profil perusahaan canon sumbernya darimana ya ? terimakasih

Poskan Komentar